Bentrok di Bima
Kapolri Janji Selidiki Data dari Komnas HAM
Hasil temuan Komnas HAM mengungkapkan ada perbedaan dengan hasil temuan Polri terkait kasus di Pelabuhan Sape, Bima,
Penulis:
Adi Suhendi
Editor:
Prawira
Laporan Wartawan Tribunnews.com : Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Hasil temuan Komnas HAM mengungkapkan ada perbedaan dengan hasil temuan Polri terkait kasus di Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Kapolri dengan Ketua Komnas HAM, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/1/2012).
"Kita hari ini menapatkan temuan-temuan dari Komnas HAM, tentunya temuan-temuan Komnas HAM ada yang sama, dan ada beberapa yang berlainan," kata Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo.
Kapolri mencontohkan beberapa pertemuan yang berbeda dengan Komnas HAM diantarannya mengenai korban yang meninggal Polri menemukan hanya dua yang tewas, sementara Komnas HAM ada tiga yang tewas.
"Ini masih harus diluruskan kapan meninggalnya kapan dan karena apa. Saksi-saksi kita periksa. Inilah yang disarankan Komnas HAM untuk melakukan join investigasi supaya nanti sama. Masalahnya apa, karena apa, tindak lanjutnya seperti apa," kata Kapolri.
Tapi intinya Polri akan menindaklanjuti temuan Komnas HAM, sehingga apa yang menjadi permasalah di Pelabuhan Sape, Bima bisa diselesaikan. Seperti ditemukannya orang yang meninggal, apa karena aparat atau faktor lainnya.
"Bukan sampai disitu, pelakunya juga akan diproses sampai pengadilan, di peradilan umum," ujar Timur.