Pilot Pesta Narkoba
BNN Sudah Kabari Keluarga Pilot Lion Air
Badan Narkotika Nasional menegaskan penangkaman pilot Lion Air Hanum Adhyaksa bersama tiga rekannya
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Narkotika Nasional menegaskan penangkaman pilot Lion Air Hanum Adhyaksa bersama tiga rekannya di ruang karaoke 33 Grand Clarion, Makassar sudah diketahui keluarga.
"Saya belum tahu apakah sudah dijenguk keluarga. Tapi kita sudah beritahukan keluarga sesuai prosedur," ucap Kepala Humas BNN Sumirat Dwiyanto kepada wartawan di kantornya, BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (12/1/2012).
Hanum berdalih hanya sebagai pemakai obat terlarang jenis sabu "Kami yakin enam hari ini terbongkar sejauh mana keterlibatannya," terangnya.
Makanya, Rabu pagi penyidik menerbangkan langsung Hanum ke Jakarta. Ditangkap bersamanya pengusaha Makassar, Andi Hendra dan dua rekan wanita. Keempatnya positif mengonsumsi sabu. Saat ini penyidik masih mencari peran mereka.
"Mereka berempat kita bawa ke Jakarta untuk menemukan peran masing-masing pelaku, apakah pengguna, kurir atau jaringannnya. Kedepan kita berharap akan menemukan jaringan lebih besar lagi," tambahnya.
Keberhasilan BNN menangkap Hanum Cs setelah menguntitnya tiga bulan. Awalnya, informasi Hanum suka memakai sabu diketahui dari laporan masyarakat. Setelah itu tim BNN langsung mengkonsolidasikan dengan mengikuti gerak-gerik Hanum sampai tertangkap.
Penangkapan kemarin langsung dipimpin langsung Direktur Narkotika Alami BNN Brigjen Polisi Benny Mamoto, didampingi sejumlah anggotanya. Barang bukti disita dari pelaku, beberapa paket sabu dan alat hisap yang digunakan pelaku bersama Hendra, dan dua rekan wanitanya.