Kapal Costa Concordia Tenggelam
Sebelum Kandas, Kapten Costa Makan Es Krim Vanilla
Bahkan kapten kapal Franceso Schettino sempat memesan dessert berupa es krim vanilla saus coklat.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aryanto Sunarso, salah satu ABK kapal Costa Concordia yang kandas di lepas pantai Italia atau dekat Pulau Giglio, Sabtu (14/1/2012) pekan lalu sempat mengarahkan para penumpang untuk menuju kapal sekoci ketika kapal mewah tersebut mulai goyang.
Setelah berhasil mengarahkan para tamu, Aryanto kemudian turun ke bawah atau dek 4 untuk menjemput istrinya. Ayah empat anak ini pun berlari-lari turun ke bawah memacu waktu.
"Saya langsung ketemu istri saya, dia sudah nangis terus," katanya.
Tak lama bertemu dengan istrinya, Aryanto lalu langsung menuju ke atas menyelamatkan diri. Tetapi Aryanto sempat kembali lagi ke dek di bawah.
Dalam perjalanan ke dek bawah, ia melihat banyak orang yang panik dan anak kecil yang menangis ketakutan. Suasana pun ia gambarkan seperti film "Titanic". Saat berada di bawah, Aryanto melihat air sudah masuk dan tidak bisa menolong kru-kru lain yang masih berada di bawah.
"Waktu itu Manager saya sempat memerintahkan agar membereskan piring dan gelas yang jatuh.
Saya katakan kepadanya bahwa itu tidak mungkin, karena saya melihat dengan mata kepala sendiri air sudah masuk dan kapal terus kandas. Manager saya tadinya tidak percaya, tetapi dia akhirnya ikut menyelamatkan diri dan selamat," jelas Aryanto.
Lebih jauh Aryanto menceritakan sebelum Costa menabrak karang dan akhirnya tenggelam, pria asal Solo, Jawa Tengah ini sempat mengobrol dengan seorang pemusik asal Rumania. Bahkan kapten kapal Franceso Schettino sempat memesan dessert berupa es krim vanilla saus coklat.
"Si pemusik yang jago main violin itu katanya meninggal, sebelum kejadian kapten minta dessert, makan di atas dengan saya. Tak lama kemudian dia bilang saya mau nyupir dulu, dessert belum habis, 10 sampai 15 menit kemudian kapal berguncang keras," jelasnya.