Rabu, 10 Juni 2026

Wiranto: Kemiskinan Tiap Hari Semakin Bertambah

Wiranto meminta kejujuran dari pemerintah dalam membuat data kemiskinan dan pendapatan per kapita. Ia melihat ada ketimpangan antara

Tayang:
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Taryono

Laporan wartawan tribunnews.com : Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Wiranto meminta kejujuran dari pemerintah dalam membuat data kemiskinan dan pendapatan per kapita. Ia melihat ada ketimpangan antara data yang disuguhkan pemerintah dengan keadaan masyarakat saat ini.

"Dari sini butuh kejujuran, survei-survei sekarang, untuk menyampaikan bagaimana pembangunan butuh kejujuran. Pemerintah dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam menyampaikan penilaian angka kemiskinan butuh kejujuran," kata ketua umum DPP Partai Hanura Wiranto saat ditemui di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Sabtu (4/2/2012).

Dijelaskan mantan Panglima TNI ini, pada saat tidak ada kejujuran dalam membuat data, tentu akan terjadi kesalahpahaman.

"Kita menemukan permasalahan itu karena kita menganggap bahwa itu beres-beres saja, jadi ini butuh kejujuran dari pemerintah kalau kita kurang, kita katakan kurang, kalau gagal kita katakan gagal, dari situlah kemudian muncul terapi," ungkapnya.

Wiranto menambahkan, pada saat buruh menjadi bagian dari pada penghasil devisa terbesar di negeri ini, tetapi tidak ada keseimbangan dengan penghasilannya, pasti terjadi gejolak.

"Sejak saya menjadi Panglima Kodam, sampai Menhankam Pangab, saya selalu mengikuti pergerakan buruh ini, tetapi kelihatannya saat ini semakin hari semakin mengkhawatirkan. Mengapa? Karna ketidakadilan semakin terasa," ungkap Wiranto.

Ada sebuah hal yang bertolak belakang tatkala pemerintah mengatakan hasil devisa negara naik, pendapatan perkapita naik, tetapi ternyata buruh atau orang miskin di Indonesia yang kebanyakan buruh tiap hari semakin bertambah.

"Artinya terjadi suatu jurang yang lebih dalam antara si kaya dan si miskin," ucap Wiranto.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved