FPI Ditolak

Kekerasan FPI Sudah Melanggar HAM

Aksi gerakan Indonesia tanpa ormas Front Pembela Islam (FPI) di bundaran HI dilakukan karena menilai aksi kekerasan yang dilakukan ormas

zoom-inlihat foto Kekerasan FPI Sudah Melanggar HAM
TRIBUNNEWS.COM/WAHYU AJI
Aksi gerakan Indonesia tanpa ormas Front Pembela Islam (FPI) di bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi gerakan Indonesia tanpa ormas Front Pembela Islam (FPI) di bundaran HI dilakukan karena menilai aksi kekerasan yang dilakukan ormas tersebut sudah melanggar HAM sambil membawa-bawa nama agama.

Korlap aksi Gerakan Indonesia Tanpa FPI, Fifi Widyawati, mengatakan saat ini belum ada seruan pasti kepada masyarakat umum untuk mendukung aksi mereka. Menurutnya semua orang berhak menyatakan pendapat tanpa ada kekerasan, sedangkan gerakan yang dilakukan FPI sudah terbukt melakukan kekerasan dan banyak merugikan masyarakat.

"Kami melakukan aksi damai. Kami harap mereka (FPI) tidak bodoh dengan menyerang kami yang sedang melakukan aksi damai," ujar Fifi, Selasa (14/2/2012).

Dikatakannya, pihaknya meminta pemerintah meninjau kembali keberadaan ormas yang mengancam kebebasan berpendapat.

"Kekerasan FPI sudah melanggar HAM dan itu sudah sangat banyak sekali terjadi. Pemerintah harus menjamin masy agar aman. Kami juga terinspirasi masyarakat Kalteng karena berani menolak FPI. Kami juga sudah lama marah," ucapnya.

Info yang dihimpun Tribunnews.com di lapangan, koordinator aksi mendengar massa FPI sedang menuju bundaran HI untuk melihat demonstrasi yang menentang mereka. Para pengunjuk rasa juga menyayangkan pernyataan polisi yang tak berani memberi jaminan keamanan jika FPI tiba di bundaran HI.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved