Ical Enggan Tanggapi Keluhan Snack Rp 20 Ribu di DPR
Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie enggan memberikan tanggapan mengenai sejumlah anggota DPR yang tak ingin rapat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie enggan memberikan tanggapan mengenai sejumlah anggota DPR yang tak ingin rapat bila Sekjen DPR tidak menyediakan snack yang lebih lezat dan berkualitas serta harganya lebih dari Rp 20 ribu.
"Sudahlah, masa masalah seperti itu anda tanyakan juga," jawab Ical, sapaan Aburizal Bakri, Rabu (15/2/2012).
Sebelumnya, Wakil Ketua BURT DPR, Refrizal, menginginkan adanya snack dan makanan yang lebih enak, lezat, dan bergizi saat rapat-rapat di gedung wakil rakyat tersebut. Menurutnya snack yang disediakan harus bergizi dan lezat agar anggaran tidak mubazir.
Hal ini mendapat kecaman dari banyak pihak, seperti kecaman yang dilontarkan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW). Peneliti hukum ICW) Apung Widadi mengatakan seharusnya anggota DPR bersyukur mendapat jatah snack sebesar Rp 20 ribu tiap kali rapat. Menurutnya uang tersebut cukup untuk membiayai hidup orang miskin selama sehari.
"Kalau minta tambahan jatah snack yang lebih enak, mereka seharusnya berkaca. Masih banyak rakyat Indonesia yang penghasilannya dibawah Rp 20 ribu. Tidak pantas mereka minta kenaikan anggaran hanya untuk snack," tegas Apung.