Kamis, 11 Juni 2026

Menteri Kelautan Serahkan Bantuan Nelayan Korban Paceklik

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, menyerahkan bantuan kepada nelayan korban paceklik

Tayang:
Editor: Gusti Sawabi


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, menyerahkan bantuan kepada nelayan korban paceklik dalam kunjungan kerjanya ke Yogyakarta, Rabu (15/2/2012).

Untuk diketahui, datangnya angin musim barat yang sering menimbulkan cuaca ekstrim dan gelombang tinggi masih menjadi masalah bagi para nelayan. Akibatnya, masa paceklik ikan terjadi di seluruh sentra ikan di Indonesia, seperti di Sulawesi, Maluku, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Nusa Tenggara, dan Yogyakarta.

Sehubungan dengan itu,  bantuan yang diserahkan di Pantai Depok Baru, Kabupaten Bantul, itu antara lain berupa paket pelatihan mata pencaharian alternatif di masa paceklik untuk nelayan di seluruh Indonesia.  Secara simbolis bantuan tersebut diterima oleh nelayan asal Yogyakarta dalam bentuk bahan praktek pelatihan.

Bantuan juga diberikan dalam bentuk sembako dari Bank Rakyat Indonesia sejumlah 1.298 paket dan beras sejumlah 2 ton dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bagi nelayan Yogyakarta yang secara simbolis diserahkan kepada dua nelayan dari Kabupaten Bantul.

Menteri KP menyatakan bantuan paket pelatihan merupakan bagian dari kegiatan pelatihan tanggap musim paceklik nelayan yang diselenggarakan KKP melalui lima Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) bagi 1.588 orang.

"Total anggaran untuk kegiatan ini pada tahun 2012 mencapai 4,9 miliar rupiah," ungkap Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi KKP, Yulistyo Mudho, dalam rilisnya.

Khusus di Yogyakarta, pelatihan tanggap musim paceklik nelayan dilaksanakan dalam 8 paket pelatihan bagi 240 kelompok nelayan, yang diharapkan dapat berpengaruh dalam peningkatan keterampilan dan kemampuan sampai dengan 2.400 orang nelayan, termasuk perempuan dan keluarganya.

Jenis pelatihan yang diberikan tersebut antara lain terdiri atas budidaya perikanan, pengolahan hasil perikanan, permesinan, usaha garam rakyat, dan kerajinan kekerangan dan hasil laut.

"Berbeda dengan bantuan uang yang akan cepat habis, bantuan pelatihan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk jangka panjang. Dengan demikian masyarakat nelayan dapat secara mandiri meningkatkan kesejahteraannya," jelasnya.

Dalam kesempatan kunjungannya, Menteri KP juga menyampaikan bantuan kegiatan IPTEKMAS dari Badan Litbang Kelautan dan Perikanan berupa Teknologi Budidaya Ikan dalam Kolam Akuaponik senilai Rp302.295.000, tambahan daya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 10 KW per hari senilai Rp 890 juta, satu unit ice maker senilai Rp 100 juta, dan paket peningkatan nilai tambah produk perikanan senilai  Rp 250 juta.

Selain itu, KKP memberikan bantuan Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) Perikanan Budidaya Tahun 2011 kepada lima belas kelompok pembudidaya Kabupaten Bantul senilai Rp 975 juta. Bantuan tersebut diserahkan kepada Bupati Bantul.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved