Suryadharma Ali Kritisi Cara Pandang Umat Islam
Cara pandang umat Islam yang memisahkan profesionalisme dan religiusitas, suatu kesalahan yang
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Cara pandang umat Islam yang memisahkan profesionalisme dan religiusitas, suatu kesalahan yang harus diperbaiki. Bila tidak hal tersebut akan membuat umat makin termarjinalkan dalam berbagai bidang seperti teknologi, ekonomi, budaya di negeri ini.
Demikian dikatakan Menteri Agama, Suryadharma Ali saat menerima pengurus DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), di Kemenag, Jakarta, Jumat (9/3/2012), seperti tertulis dalam siaran pers yang dikirim ke redaksi Tribunnews.com.
"Cara pandang yang memisahkan ilmu dan agama, profesionalisme dan religiusitas harus digerus. LDII sebagai ormas harus ikut mencetak kader yang profesional religius agar umat Islam yang menjadi mainstream di bidang teknologi, ekonomi dan budaya," kata Menag.
Menurut Ketua Umum DPP LDII Prof Dr KH Abdullah Syam MSc, Menag bersedia membuka Mukernas LDII di Bogor pada 11-12 April mendatang. Abdullah mengatakan dalam Mukernas mendatang pihaknya akan merumuskan langkah-langkah untuk memperkuat peran sosial kemasyarakatan dan kebangsaan LDII.
"LDII tetap berfalsafah Pancasila, menghormati kemajemukan dan menjunjung tinggi ukhuwah Islamiyah. Dan berupaya menyiapkan SDM yang mampu berkhidmad di mainstream bangsa ini," kata Abdullah.