SBY Merasa Terancam
Pram: Presiden SBY Tak Usah Takut Digulingkan
Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung, meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tak perlu khawatir adanya penggulingan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung, meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tak perlu khawatir adanya penggulingan dirinya sebagai Presiden di tengah jalan. Sebab, Presiden merupakan produk pemilu lima tahunan.
"Kalau ada orang yang ingin menurunkan di tengah jalan, saya melihat tidak ada mekanisme yang dapat digunakan," kata Pramono di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/3/2012).
Pramono menduga pernyataan dari Presiden SBY di kediamannya, Cikeas, Jawa Barat, pada Minggu (18/3) malam, tentang adanya ancaman penggulingan paksa itu disebabkan perkembangan dinamika politik.
Namun, sejauh ini Pramono menangkap tidak ada yang terlalu serius tentang itu. "Bagi saya pribadi, dan yakinlah bagi kita semua, politik dan demokrasi itu (produk pemilu) lima tahunan. Apabila memberi dukungan apapun, yah diberikan lah pada Pemilu 2014 nanti," ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan ini juga menduga pernyataan Presiden itu juga dikarenakan intrik yang ada di partai koalisi pemerintah. "Tentunya saya tidak mau ikut campur. Sehingga presiden merasa tidak mendapat dukungan yang kuat, karena hampir 9 bulan ini hampir setiap hari ada pemberitaan ini tidak pernah putus-putus. Sehingga presiden merasa partai yang dia bangun tidak memberi dukungan," ujarnya. (Abdul Qodir)