Ketua MA: Tidak Mudah Naikkan Kesejahteraan Hakim
Menanggapi pertanyaan kapan gaji dan kesejahteraan hakim dapat direalisasikan, Ketua Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menanggapi pertanyaan kapan gaji dan kesejahteraan hakim dapat direalisasikan, Ketua Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali menegaskan tidak seperti membalikkan telapak tangan.
"Kita bukan negara sim salabim balikan tangan langsung selesai. Jadi semua perlu melakukan pengkajian," tegas Hatta Ali kepada wartawan saat ditemui di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Rabu (25/4/2012).
Hatta Ali menjelaskan, harus ada alasan yang sesuai mengenai kenaikan gaji dan kesejahteraan para hakim. "Apa gunanya menuntut kenaikan gaji tetapi mungkin dua dan tiga tahun naik lagi sehingga kami harus berjuang lagi," terang Hatta Ali.
Hatta Ali melanjutkan, Selain banyak hal yang harus dikaji, kenaikan gaji hakim ada berbagai modus yang dapat ditempuh yakni apakah disamakan semua gaji hakim dengan melihat kepangkatannya, atau daerah dimana hakim tersebut bertugas.
"Sebab daerah-daerah tingkat kehidupnya ada yang tinggi dan rendah. Tidak mungkin dilakukan tanpa melakukan survei dan kajian," kata Hatta.
Meski demikian, Hatta tetap memperjuangkan apa yang menjadi keluhan hakim mengenai kesejahteraan. Untuk itu, Hatta mengimbau siapapun yang menggantikan dirinya sebagai Ketua IKAHI atau ketua MA mendatang akan terus memperjuangkan kesejahteraan hakim.