Calon Presiden 2014

Janji Ical Beri Dana Abadi Rp 1 Triliun Dipertanyakan

Wacana percepatan Rapimnas Khusus Partai Golkar dari Oktober menjadi Juli menuai kritik bertubi-tubi dari beberapa kader Golkar.

Janji Ical Beri Dana Abadi Rp 1 Triliun Dipertanyakan
/Tribunnews.com/MBR/Felix Jody K.
Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Wacana percepatan Rapimnas Khusus Partai Golkar dari Oktober menjadi Juli menuai kritik bertubi-tubi dari beberapa kader Golkar.

Kritik tidak hanya berkutat pada rencana pencalonan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie sebagai calon presiden RI namun juga nyaris semua “rahasia” dapur Aburizal Bakrie alias Ical diungkan ke atas permukaan.

Adalah Muntasir Hamid, Ketua DPD Golkar Tingkat II Aceh yang membuka dengan berani, apa yang disebutnya sebagai “kebohongan” Ical mengenai janji akan memberikan dana abadi kepada Golkar sebesar Rp 1 Triliun manakala Ical terpilih di dalam munas VII di Pekanbaru Oktober 2009 yang lalu.

Selain itu ada juga janji Ical yang belum direalisasi kata Muntasir yakni pembangunan kantor DDP Golkar di Slipi, Jakarta menjadi 25 Tingkat.

“Sampai sekarang dana itu tidak ada dan kantor Slipi sampai sekarang kebanjiran kalau hujan”, kata Muntasir.

Selain itu dipersoalkan pula mengenai kendali partai seolah-olah hanya di tangan segelintir orang kepercayaan Ical, seperti Ciciep Soetardjo, Korwil Jawa dan bali, Freddy Latumahina,Korwil Maluku dan Papua dan Adai Korwil di Sumatera.

Kebijakan Ical tersebut dinilai Muntasir sebagai tindakan pilih kasih dan membonsai potensi kader potensial di daerah.

”Seharusnya serangan terbuka itu jangan dibiarkan, hal itu merugikan citra Ical sebagai Capres”, kata Zainal Bintang, Ketua DPP Golkar era Jusuf Kalla (2004 -2009), kepada Tribunnews.com, Jumat (27/4/2012).

Ketika ditanyakan, sebaiknya langkah apa yang harus dilakukan DPP Golkar untuk mengendalikan keadaan, Zainal menolak berkomentar, sebab katanya mereka itu kader-kader Golkar yang berpengalaman menjadi pengurus Golkar.

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved