Sabtu, 11 April 2026

Puan Maharani: Bung Karno Milik Dunia

Menurut Puan, Bung Karno bukan hanya milik Indonesia, melainkan milik dunia.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puan Maharani berharap pemerintah bersedia menempatkan posisi presiden pertama Indonesia sekaligus kakeknya, Bung Karno, selayaknya proklamator yang gagasan dan idenya banyak mewarnai perkembangan Indonesia di masa awal kemerdekaan.

Saat ditemui di acara 'Bung Karno di Mata Dunia, 111 Tahun Gagasan dan Tindakan' yang digelar di Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2012), ia mengatakan kakeknya hingga kini belum diberi tempat yang layak oleh negara.

"Beliau adalah penggali Pancasila. Saya berharap kita sebagai bangsa jangan sekali-kali melupakan atau memotong sejarah, sehingga berada pada tempatnya," ujarnya.

Puan mengingatkan, Bung Karno turun dari jabatan karena Tap MPR pada pertengahan tahun 60-an, yang kemudian digantikan oleh Soeharto. Setelah Bung Karno lengser, paparnya, pemerintah berusaha menghilangkan jejak-jejak Bung Karno dari rentetan sejarah Indonesia, termasuk perannya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Menurut Puan, Bung Karno bukan hanya milik Indonesia, melainkan milik dunia. Puan mencontohkan gagasan Bung Karno mengenai Konferensi Asia-Afrika, gerakan non-Blok, hingga Games of New Emerging Forces (Ganefo).

"Kalau memang sudah dianggap sebagai prolamator, mestinya juga diposisikan sebagai pahlawan bangsa," cetusnya. (*)

BACA JUGA

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved