Wakil Wali Kota Semarang Akui Soemarmo Akan Menyuap Dewan

Wakil Wali Kota Semarang, Hendi Hendrar Prihadi tampaknya memberatkan posisi Wali Kota Semarang, Soemarmo Hadi Saputra

Penulis: Edwin Firdaus
zoom-inlihat foto Wakil Wali Kota Semarang Akui Soemarmo Akan Menyuap Dewan
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Walilota Semarang, Soemarmo, diperiksa oleh KPK, di Jakarta, Selasa (8/5/2012). Soemarmo bersdama Sekretaris Daerah Kota Semarang Ahmad Zaenuri, serta anggota DPRD Kota Semarang Agung Purno Sarjono dan Sumartono, diperiksa atas dugaan kasus suap APBD Kota Semarang.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Wali Kota Semarang, Hendi Hendrar Prihadi tampaknya memberatkan posisi Wali Kota Semarang, Soemarmo Hadi Saputra ketika memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (25/6/2012).

Hendi yang dihadirkan menjadi saksi untuk rekan satu partainya di PDIP itu menyebut Soemarmo pernah memerintahkan Sekda, Akhmat Zaenuri, untuk memberikan uang kepada anggota DPRD Semarang.

"Menurut Pak Zaenuri, itu perintah Pak Wali (Soemarmo)," ujar Hendi di persidangan perkara dugaan suap Pemerintah Kota Semarang terkait pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Semarang tahun 2011.

Uang yang dimaksud bernilai Rp 4 miliar. Uang itu diberikan kepada 50 anggota Dewan untuk mempercepat proses pengesahan APBD Semarang.

Hendi menuturkan, dari perbincangan dengan Zaenuri itu, diketahui bahwa masing-masing anggota Dewan akan mendapat jatah Rp 80 juta.

Adapun uang itu, dikatakan Hendi, berasal dari iuran SKPD.

Dalam persidangan ini, Hendi mengaku seringkali tidak dilibatkan dalam sejumlah pengambilan kebijakan di Pemkot. Soemarmo sering mengambil inisiatif sendiri dalam menentukan kebijakan di pemerintahan.

"Saya sadari Pak Marmo (Soemarmo) berpengalaman di birokrasi, dan saya rasa saya belum mampu membantu. Saya ini hanya juniornya," kata Hendi.

KLIK JUGA:

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved