Mati Listrik di Bandara Soetta

Tak Ada Gangguan Navigasi Pesawat Karena Mati Listrik

Terminal I dan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta mengalami pemadaman listrik

Tak Ada Gangguan Navigasi Pesawat Karena Mati Listrik
/TRIBUNNEWS.COM/HENDRA GUNAWAN
Sebuah pesawat Garuda Indonesia Airways (GIA) saat sedang bongkar muatan di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta. Minggu (28/8/2011) (TRIBUNNEWS.COM/HENDRA GUNAWAN)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terminal I dan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta mengalami pemadaman listrik. Penyebabnya diduga akibat adanya kebakaran hebat yang terjadi di kawasan Meruya, Jakarta Barat dan mengenai sebuah gardu listrik, pasokan ke Bandara pun terputus.

Dirut PT Angkasa Pura II, Tri S Sunoko mengatakan tidak ada gangguan navigasi atau proses penerbangan pesawat di bandara Soekarno-Hatta. Semua kata Tri berjalan normal.

"Proses keberangkatan dan kedatangan penumpang normal," kata Tri saat dihubungi Tribunnews.com, Senin(24/9/2012).

Menurut Tri, bandara Soekarno-Hatta sudah dilengkapi dengan delapan buah genset pendukung yang menyokong jalur-jalur prioritas seperti jaringan teknik keselamatan penerbangan (radar, tower, transmiter, dll) sebesar 3x850 Kilo Volt Ampere(KVA) (KVA), jaringan prioritas operasional pelayanan di terminal penumpang (check-in, x-ray, bagasi, garbarata, Flight Information Diplay System (FIDS), dll) sebesar 3x1600 KVA serta Terminal 3 sebesar 2x2000 KVA.

Dengan adanya genset tersebut, pasokan listrik pun jadi tidak terganggu.

"Kondisi terminal normal, demikian laporannya," ujar Tri.

Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved