Selasa, 9 Juni 2026

Gubernur Lemhanas dan KNPI Bedah Peran Pemuda Indonesia

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyelengarakan Forum Diskusi Group (FDG), di Balai Kartini DPP KNPI, Senin (19/11/2012) petang.

Tayang:
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Anwar Sadat Guna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyelengarakan Forum Diskusi Group (FDG), di Balai Kartini DPP KNPI, Senin (19/11/2012) petang.

FDG bertajuk "Peran Generasi Muda dalam Rangka Membangun Konsensus Nasional Pemuda Indonesia Guna Memupuk Wawasan Kebangsaan", tersebut dihadiri beberapa nara sumber.

Di antaranya, Gubernur Lemhanas RI Professor Budi Susilo Soepandji, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Dewi Aryani, Ketua Umum KNPI Taufan Eko Nugroho Rotorasiko, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wijonarko serta pejabat tinggi lainnya.

Dalam diskusi, Gubernur Lemhanas sempat menyampaikan apresiasinya kepada KNPI. Menurutnya, di tengah sukarnya wawasan kebangsaan generasi muda, kegiatan FGD KNPI memiliki arti penting dan startegis bagi kalangan muda.

"Karena itu, melalui forum ini saya berharap kalangan pemuda mampu merumuskan konsensus nasional Pemuda Indonesia terkait penguatan wawasan kebangsaan generasi muda," kata Prof Budi sebegaimana dikutip dalam keterangan tertulis KNPI, yang diterima Tribun, Senin (19/11/2012) malam.

Hal senada dikatakan Dewi Aryani. Dewi berharap, KNPI sebagai organisasi kepemudaan harus dapat menjadi jembatan transisi dan transformasi pembangunan spirit kabangsaan guna menumbuhkan jiwa dan roh nasionalisme yang menjadi pondasi dalam menjalankan segala bentuk aktivitas berbasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

"Agar perilaku koruptif yang tengah melanda bangsa Indonesia dapat dicegah dengan wawasan baik para pemuda," kata Dewi.

"70 persen warga negara Indonesia adalah pemuda, karenanya, perubahan bangsa ini amat tergantung pada pemuda dalam segala bidang. Namun yang terpenting adalah bagaimana pemuda dapat mengambil peran serta sebagai agen dan 'laboratorium' tokoh–tokoh pemimpin bangsa," tambahnya.

Menaggapi hal itu, Ketua KNPI Taufan menyambut baik masukan dan pendapat para nara sumber.

Dalam kesempatan sama, kata Taufan, keutuhan NKRI harus tetap dipertahankan, agar dapat mencegah terjadinya disintegrasi dan separatisme.

Demi terciptanya rasa cinta kepada bangsa, kata dia, maka pemuda harus memiliki wawasan dan pijakan yang tepat agar bisa membela negara dengan benar.

"Hakikat wawasan nusantara kebangsaan yang mencakup rasa cinta tanah air meliputi rasa kebangsaan, paham akan arti kebangsaan, dan semangat kebangsaan, serta cinta produk negeri sendiri," tegas Taufan.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved