Pemilihan Gubernur Jateng

PDI-P Calonkan Kader Sendiri di Pilgub Jawa Tengah

Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung, menegaskan untuk Pilkada Jawa Tengah (Jateng) PDI-P harus mencalonkan kadernya sendiri, mengingat

zoom-inlihat foto PDI-P Calonkan Kader Sendiri di Pilgub Jawa Tengah
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Politisi senior PDIP, Pramono Anung Wibowo, mendapatkan ucapan selamat dari para undangan yang hadir seusai menjalani sidang promosi untuk mendapatkan gelar doktor ilmu komunikasi di Gedung Graha Sanusi Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Jumat (11/1/2013). Pada sidang tersebut hadir sejumlah tokoh nasional, diantaranya Megawati Soekarnoputri, Jusuf Kalla, Surya Paloh, Akbar Tanjung, Adhyaksa Dauld, pengusaha Arifin Panigoro, Ketua MK Mahfud MD, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Jubir KPK Johan Budi dan sejumlah anggota DPR RI. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung, menegaskan untuk Pilkada Jawa Tengah (Jateng)  PDI-P harus mencalonkan kadernya sendiri, mengingat wilayah tersebut adalah basis utama partai berlambang Banteng moncong putih.

"Untuk Pilkada Jateng, PDI-P harus calonkan kadernya, karena itu basis utama partai. Jawa Barat saja bisa calonkan kadernya, kenapa Jateng tidak bisa. Harus kader partai," kata Pramono dalam keterangannya, Jumat (11/1/2013).

Hari ini terasa spesial bagi Pramono karena baru saja mengikuti sidang promosi gelar doktor di Universitas Padjadjaran (Unpad).

Pernyataan mantan Sekjen PDI-P itu sangat beralasan, karena pilkada sebelumnya di Jateng  PDI-P mencalonkan figur yang bukan kader partai, tetapi setelah terpilih malah membelot dari partai.

"Kenapa PDI-P tidak belajar dari pengalaman itu. Kita harus ajukan kader," katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekuf Pusat Kajian Pemberdayaan Masyarakat Desa (Puska-MD), Pulung Agustanto mengatakan, sudah selayaknya PDI-P mengusung kadernya sendiri di Jateng.

"Contoh Pilkada DKI Joko Widodo membuktikan kader PDI-P bisa dan mampu ditempatkan di manapun," katanya.

Menurut Pulung, sangat ironis kalau partai sebesar  PDI-P, yang memiliki kader-kader hebat dan potensial, tidak diberdayakan.

Sementara anggota dewan Ario Bimo mengatakan imbas pilkada DKI dengan Jokowi menjadi tambahan semangat bagi kader-kader PDI-P

"Imbas Jokowi spirit ini menular, jadi kalau kader sendiri yang diusung maka biaya politiknya tak perlu kawatirkan," kata Ario Bimo.

Ario yang juga pengurus DPD II PDI-P Jateng menegaskan para kader saat ini memiliki semangat besar untuk memenangkan dan melakukan tugas partai.

Saat ini setidaknya beberapa kader internal PDI-P seperti Ganjar Pramono, serta Rustriningsih siap maju. Ganjar Pranowo disebut-sebut menjadi calon kuat sebagai Jateng 1.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved