Breaking News:

Calon Presiden 2014

Iwan Piliang Sebut SBY Presiden Haram, Lebih Dukung Farhat Abbas

Dialog kebangsaan yang dikemas dalam ekonomi pribumi dan media sosial, yang digelar di Hotel Losari Beach

zoom-inlihat foto Iwan Piliang Sebut SBY Presiden Haram, Lebih Dukung Farhat Abbas
AFP/LAILY
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Kanan) memegang jersey Timnas Argentina disaksikan Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner (kiri) sambil bertepuk tangan selama kunjungan di Istana Presiden di Jakarta. Kamis (17/1/2013). Indonesia dan Argentina, sebagai anggota G20 sesama, diharapkan direvitalisasi 57 tahun hubungan diplomatik mereka, terutama di sektor perdagangan dan investasi, sebuah koran lokal melaporkan. (AFP PHOTO / PRESIDEN PALACE) This handout photo released by the presidential office on January 17, 2013 shows Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono (R) holding a jersey of Argentina s football national team as Argentina s President Cristina Fernandez de Kirchner (L) claps her hands during a visit at the presidential palace in Jakarta. Indonesia and Argentina, as fellow G20 members, are expected to revitalized their 57-year-old diplomatic relations, particularly in the sector of trade and investment, a local newspaper reported. AFP PHOTO / PRESIDENTIAL PALACE / LAILY----- EDITORS NOTE ---- RESTRICTED TO EDITORIAL USE MANDATORY CREDIT AFP PHOTO / PRESIDENTIAL PALACE / LAILY NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hajrah

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Dialog kebangsaan yang dikemas dalam ekonomi pribumi dan media sosial, yang digelar di Hotel Losari Beach Minggu (27/1/2013), Makassar, Sulsel, menghadirkan berbagai pembicara dari berbagai latar belakang, seperti akademisi, dan anggota DPRD, Adil Patu, serta penggiat jejaring sosial, Iwan Piliang.

Dalam dialog ini Iwan banyak melontarkan komentar-komentar pedasnya mengenai sistem pemerintahan di Indonesia dibawah pemerintahan Susilo Bambang Yudiono.

Kata Iwan, sudah saatnya orang seperti Farhat Abbas yang didukung untuk maju menjadi capres, yang muda dan berani, bukan seperti SBY, yang dari seluruh dana kampanyenya adalah dana haram.

"Keberanian Farhat maju, ya, harus di-support, bukan ditertawakan, daripada SBY sang presiden haram," tegasnya.

REGIONAL POPULER

Editor: Widiyabuana Slay
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved