Minggu, 25 Januari 2026

Korupsi Alquran di Kementerian Agama

DPP Golkar Langsung Minta Penjelasan Priyo

Ketika nama Priyo Budi Santoso disebut-sebut terlibat dalam dugaan kasus korupsi Alquran, Priyo langsung dimintai klarifikasi.

Penulis: Hasanudin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPP Partai Golkar bergerak cepat. Ketika nama Priyo Budi Santoso disebut-sebut terlibat dalam dugaan kasus korupsi Alquran, Priyo langsung dimintai klarifikasi.

"Ya sudah (dimintai klarifikasi). Golkar cepat tanggap soal ini," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fadel Muhammad ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa (29/1/2013).

Menurut Fadel, Priyo membantah terlibat dalam kasus itu.

"Kata beliau (Priyo) tidak ada bukti," imbuh Fadel.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso disebut kecipratan fee dari hasil mengatur pengurusan anggaran proyek pengadaan kitab suci Alquran, dan pengadaan laboratorium komputer Madrasah Tsanawiyah di Kementerian Agama tahun anggaran 2011.

Itu sebagaimana tercantum dalam berkas dakwaan anggota Badan Anggaran Komisi VIII DPR Zulkarnaen Djabar dan anaknya, Dendy Prasetya selaku Direktur PT Karya Sinergi Alam Indonesia yang dibacakan Jaksa KPK Dzakiyul Fikri di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (28/1/2013).

Ketua DPP Partai Golkar, urai jaksa, kecipratan 3,5 persen dari total nilai anggaran Alquran sebesar Rp 31,2 miliar, dan satu persen dari kepengurusan pengadaan laboratorium MTs.

Jaksa mengatakan, jatah  yang diterima Priyo berdasarkan kesaksian terdakwa Dendy Prasetya yang dikuatkan saksi Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq. Keduanya merupakan anak buah Priyo di Gema MKGR. Dalam kepengurusan ormas Partai Golkar, Priyo menjabat ketua umum. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved