Rabu, 27 Mei 2026

Komite Etik KPK

Pengamat: Abraham Samad Masih Bisa Dipercaya

Iberamshah tidak melihat keterlibatan Ketua KPK Abraham Samad, dalam skenario itu politik saat bocornya Sprindik Anas urbaningrum

Tayang:

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia, Iberamsjah, melihat tidak adanya muatan politik dibalik pembocoran Surat Perintah Penyidikan (Sprindik), penetapan Anas Urbaningrum sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Sekretaris Ketua KPK Abraham Samad yakni, Wiwin Suwandi, ketika membocorkan dokumen rahasia itu ke publik, tidak ada kaitannya dengan politik.

"Saya lihat secara gamblang Anas Urbaningrum terlibat," ujar Iberamsjah ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (4/4/2013).

Ketika ditanya apakah ada sekenario politik yang dilakukan oleh elit Partai Demokrat, untuk menyingkirkan Anas Urbaningrum dari kursi Ketua Umum, dengan menggunakan KPK, Iberamsjah mengaku tidak melihat hal tersebut.

Ia juga mengaku tidak melihat keterlibatan Ketua KPK Abraham Samad, dalam skenario itu. "Apa untungnya buat Abraham Samad? Menurut saya dia tidak terlibat, Abraham Samad  masih dapat kita percaya," katanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved