Gerindra Minta Freeport Terbuka
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, meminta PT Freeport untuk tidak menutup diri.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, meminta PT Freeport untuk tidak menutup diri, pasca-runtuhnya fasilitas pelatihan tambang bawah tanah Big Gossan PT Freeport Indonesia.
"Freeport harus terbuka, saya dengar ada 'ketertutupan' di sana, Amerika kan menghargai keterbukaan, sehingga semuanya harus diaudit," ujar Fadli yang ditemui dalam acara peluncuran buku buah tangannya, 'Politik Huru-hara Mei 1998', di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (21/5/2013).
"Kita mau bekerja sama dengan pihak asing, asal kepentingan kita dihargai," imbuhnya.
Pemerintah Indonesia, lanjutnya, terutama penegak hukum, diminta tidak gentar menegakkan hukum pasca-runtuhnya tambang Freeport.
"Pemerintah harus menegakkan hukum, dan melakukan investigasi," katanya. (*)