Jumat, 5 Juni 2026

Sutan: Anggota Dewan Interupsi Biar Direkam Televisi

Sidang Paripurna yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diwarnai dengan hujan interupsi.

Tayang:
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sidang Paripurna yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diwarnai dengan hujan interupsi. Menurut Ketua DPP Demokrat Sutan Bathoegana, aksi interupsi tersebut hanya untuk mencari panggung.

"Interupsi kan nanti dishoot televisi, kalau engga ganteng, engga interupsi engga dishoot televisi, ini orang engga ada panggung," kata Sutan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/6/2013).

Sutan mengatakan seharusnya interupsi tersebut tidak terjadi lagi. Sebab, pandangan fraksi-fraksi sudah disampaikan di Badan Anggaran. Untuk itu, ia yakin pembahasan APBNP 2013 akan diketok.

"Ini hanya panggung saja kesimpulannya oke saja, ini panggung saja. Voting kan alat demokrasi, yang menang pro rakyat," kata Ketua Komisi VII itu.

Sutan mengatakan tidak aneh bila ada fraksi yang dulu tidak mendukung kenaikan harga BBM. Kini tetap menolak rencana pemerintah.

Kecuali yang dahulu mendukung kini berbalik menolak. Namun Sutan memberikan pengecualian kepada PKS.

"Kalau itu akan diberi sanksi,  tapi kalau yang dulu mendukung sekarang tidak mendukung itu baru panggung," katanya.

Ketua Komisi VII itu memprediksi akan dilakukan lobi fraksi dalam pembahasan APBNP 2013 sebelum dilakukan voting. "Kita musyawarah, pimpinan sidang bisa merangkul semua," katanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved