Organda: Idealnya Mobil Murah Itu Pakai Energi Listrik

Organda menentang keras kebijakan mobil murah, yang digelontorkan Pemerintah.

Organda: Idealnya Mobil Murah Itu Pakai Energi Listrik
executive.kontan.co.id
Ketua DPP Organda Eka Sari Lorena

Laporan Wartawan Tribunnews.com Adiatmaputra Fajar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Organisasi Angkutan Darat (Organda) menentang keras kebijakan mobil murah, yang digelontorkan Pemerintah. Pasalnya, kebijakan tersebut berimbas negatif terhadap usaha angkutan umum.

Ketua DPP Organda Ekasari Lorena Surbakti mengakui, seluruh pengusaha angkutan umum menolak kebijakan tersebut meski tak bisa melakukan upaya untuk menghentikannya.

"Kemacetan saja (terutama di Jakarta) sudah sangat rawan lantaran jumlah kendaraan pribadi semakin banyak, sementara infrastruktur tidak bertambah, apalagi ditambah mobil murah," jelas Ekasari di Jakarta, Rabu (9/10/2013).

Menurut Ekasari, mobil murah bukanlah solusi untuk mengurangi kemacetan. Kebijakan itu, justru akan menggerogoti pemerintah melalui besarnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) karena mobil murah  masih menggunakan bensin.

"Idealnya mobil murah dan ramah lingkungan itu ya, tidak lagi menggunakan BBM. Tapi, menggunakan listrik atau bahan bakar alternatif lainnya. Pada 2012 saja konsumsi BBM sebanyak 45 juta kiloliter atau mencapai Rp211,19 triliun." imbuh Ekasari.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved