Rabu, 8 April 2026

Dubes RI akan Tetap di Tanah Air Sampai Australia Bersikap

dalam pertemuan dengan Presiden, dirinya menjelaskan mengenai kondisi umum hubungan Indonesia-Australia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dubes RI untuk Australia, Najib Riphat Kesuma akan terus berada di Indonesia sampai dengan pemerintah negeri kangguru itu memberikan sikap dan penjelasan terkait penyadapan Presiden SBY dan sejumlah pejabat lainnya.

Menurutnya, selagi pemerintah Australia tidak menanggapi serius sikap Indonesia dengan memberikan penjelasan mengenai penyadapan, dirinya akan kembali ke Canbera.

"Ini kan tergantung kepada bagaimana respon dari pemerintah Australia. Jadi kita lihat nanti,'" ujar Najib di kompleks Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (20/11/2013).

Sebagaimana diketahui, penarikan Dubes RI untuk Australia merupakan salah satu sikap Indonesia menanggapi penyadapan yang dilakukan atas dugaan Badan Intelijen Australia menyadap percakapan telepon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta istrinya, Ibu Ani Yudhoyono, dan sejumlah menteri di kabinet.

Lebih lanjut dia katakan, dalam pertemuan dengan Presiden, dirinya menjelaskan mengenai kondisi umum hubungan Indonesia-Australia.

"Saya pikir semua sudah saya laporkan kepada Presiden," tuturnya.

Dia juga menjelaskan bahwa pengaruh menghangatnya hubungan RI-Australia akibat isu penyadapan, akan juga berdampak pada sektor ekonomi. Namun dia berharap dampaknya tidak terlalu besar.

"Saya berharap itu tidak mempengaruhi secara besar. Kita lihat ya," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved