Cegah 'Masuk Angin' MK Dihadiahi Kerokan dan Balsem Raksasa
Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi hari ini menghadiahi Mahkamah Konstitusi berupa kerokan dan balsem raksasa
Laporan Wartawan Tribunnews, Eri Komar Sinaga
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi hari ini memberikan hadiah kepada Mahkamah Konstitusi (MK) berupa kerokan dan balsem raksasa agar MK tetap antikorupsi dan pro pemberantasan korupsi.
Dengan pemberian balsem tersebut, ke depan diharapkan tidak masuk angin dalam memutus perkara-perkara yang berbau atau memiliki peluang untuk korupsi.
Koalisi menilai Mahkamah tidak hanya memiliki peran sebagai penjaga konstitusi namun juga dalam antikorupsi serta upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
"Kita memandang Mahkamah Konstitusi punya peran penting, sentral dalam upaya memberantas korupsi. Tidak hanya sebagai penjaga konstitusi tapi penjaga antikorupsi. Bisa dilihat dari upaya judicial review yang dilakukan sejumlah pihak yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi. Dari beberapa pengajuan alhamdulilah Mahkamah konstitusi menolak permohonan-permohonan yang melemahkan pemberantasan korupsi dan Komisi Pemberantasan Korupsi," ujar Emerson Yuntho dari ICW, saat beraudiensi dengan MK, di Jakarta, Jumat (13/12/2013).
Peran tersebut antara lain adalah menyelamatkan pimpinan KPK Jilid II (Bibit - Chandra) dari kriminalisasi, penghapusan keharusan pemberian izin untuk memeriksa kepala daerah yang tersangkut korupsi, perpanjangan masa jabatan pimpinan MK dan menghapuskan rintisan sekolah bertaraf internasional yang dinilai berpotensi menyuburkan korupsi di sekolah.
Tidak lupa, Emerson mengingatkan MK jelang Pemilu 2014 akan maraknya kejahatan perbankan seperti yang dilontarkan ketua KPK Abraham Samad. Untuk itu, kata dia, MK harus jeli dan bijaksana dalam memutuskan uji materi yang bisa digunakan untuk korupsi.
"Terimakasih dari teman-teman koalisi masyarakat sipil antikorupsi. Saya atas nama Mahkamah Konstitusi mengucapkan terimakasih masukan-masukan dan sungguh satu pandangan baik dan momen hari ini sangat baik karena bertepatan hari anti korupsi. Saya anggap bahwa civil society sangat penting dalam memajukan bangsa dan negara di samping institusi-institusi negara karena inilah ciri negara demokrasi. Karena itu saya berikan penghargaan atas kedatangan dan banyak hal masukan-masukan yang bisa dipertimbangkam Mahkamah Konstitusi," Hamdan Zoelva, saat menerima koalisi.
Balsem raksasa tersebut diserahkan koalisi secara simbolis dan diterima sekretaris jenderal MK Janedjri M Gaffar dan disaksikan oleh Hamdan Zoelva. Anggota Koalisi yang datang hari ini adalah ICW, YLBHI, Indonesia Roundtable, Romo Benni Susetyo, dan lain-lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20131213_121719_balsem-raksasa.jpg)