Breaking News:

Pemilu 2014

Ibunda Sakit, Anis Matta Urung Klarifikasi Pelibatan Anak di Kampanye

Presiden PKS, Anis Matta urung memberikan klarifikasi ke Bawaslu terkait pernyataannya melibatkan anak-anak pada kampanye terbuka

Penulis: Y Gustaman
PKSpelalawan
Seorang anak terlibat dalam kampanye PKS. 

TRIBUN, JAKARTA - Presiden PKS, Anis Matta urung memberikan klarifikasi ke Bawaslu terkait pernyataannya melibatkan anak-anak pada kampanye terbuka di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, (16/3/2014), untuk pendidikan politik sejak dini.

Kehadiran Anis akhirnya diwakili oleh Jazuli Juwaini. Ketua DPP PKS ini mengaku datang sebagai tim advokasi partai sehingga ke Bawaslu untuk mengklarifikasi pelibatan anak-anak dalam kampanye terbuka tempo hari. Ia beralasan kenapa Anis absen.

"Ibu Pak Anis sedang sakit dan saya sebagai tim advokasi. Saya ditugaskan tim DPP PKS untuk mengklarifikasi terkait kehadiran anak-anak dalam kampanye terbuka di Gelora Bung Karno," ungkap Jazuli di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (21/3/2014).

Menurut Jazuli, DPP PKS mengapresiasi perhatian Bawaslu selama ini. Kehadiran Jazuli ke Bawaslu adalah bentuk kooperatif untuk memberikan klarifikasi dan duduk persoalan terkait pelibatan anak-anak pada masa kampanye hari pertama itu.

Ia menegaskan, PKS tidak pernah memobilisasi anak-anak di kampanye terbuka. "Dipastikan itu tidak pernah ada. Sekjen PKS sempat imbau agar seluruh kader tak melibatkan dan menghadirkan anak-anak. Kita kan juga ikut buat undang-undang," terangnya.

Buktinya, sambung Jazuli, untuk mengantisipasi untuk menjaga anak-anak yang ikut bersama orangtuanya berkampanye, PKS membuat enam tenda besar. "Tujuannya, agar anak-anak tidak masuk dalam kampanye terbuka," katanya lagi.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved