Breaking News:

Bupati Bogor Ditangkap KPK

Agenda Bupati Rachmat Yasin dan Zairin Diwakili Camat

Rachmat Yasin rencananya akan hadir dalam acara simbolis penyerahan bantuan traktor di daerah Bungbulang Bogor

Warta Kota/Soewidya Henaldi
Kantor Bupati Bogor, Kamis (8/5/2014) nampak sepi setelah sang bupati, Rachmat Yasin ditangkap KPK, dengan dugaan terlibat kasus korupsi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Bupati Bogor, Rachmat Yasin,  dan kepala dinas (Kadis) pertanian kehutanan, M.Zairin, yang keduanya ditangkap komisi pemberantasan korupsi (KPK) Rabu kemarin, ternyata memiliki  agenda kerja yang berbarengan pada hari ini, Kamis (8/5/2014).

Menurut salah satu pegawai dinas pertanian kehutanan, Ajid, jika tidak ditangkap KPK,  M. Zairin rencananya akan hadir bersama Rachmat Yasin  dalam acara  simbolis penyerahan bantuan traktor di daerah Bungbulang Bogor.

"Pak Kadis  dan pak bupati, seharusnya beragenda di Bungbulang, namun berhubung keduanya ditangkap KPK jadi diwakilkan ke camat setempat," ujar Ajid.

Ajid mengatakan kegiatan di kantor dinasnya tidak terlalu terganggu dengan ditangkapanya M. Zairin. Hanya saja untuk hal yang membutuhkan tanda tangan kepala dinas, ditunda satu hingga dua hari.

"Ya sebenarnya tanda tangan pak Kadis bisa diwakilkan, cuma butuh sehari dua hari, namun apabila yang harus ditanda tangani adalah keputusan penting dan besar, prosesnya bisa lebih lama sedikit," kata Ajid.

Ajid mengatakan rencana kerja  yang telah dibuat tetap dijalankan meski M.Zairin tidak ada. "Program jalan terus, seperti agenda ke Gedung Sate Bandung dan rapat kedinasan, ada yang mewakilkan," ujar Ajid.

Ajid mengatakan di luar struktural kerja pemerintahan daerah, dirinya tidak tahu hubungan antara M.Zairin dan Rachmat Yasin."Saya tidak tahu apakah beliau berdua sering kerja sama atau berbicara di luar kantor," ujar Ajid.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved