Breaking News:

Ada Terowongan di Bawah Rumah Polonia

Rumah Polonia sekarang disewa oleh Haji Harris Tahir yang merupakan ketua Majelis Dzikir SBY

Editor: Hendra Gunawan
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Salah satu sudut di Rumah Polonia 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rumah Polonia yang digunakan Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Hatta Rajasa sebagai tempat deklarasi pengumuman capres serta cawapres, memiliki banyak sejarah dan terdapat terowongan bawah tanah.

Rumah Polonoa yang terletak di jalan Cipinang, Cempedak I nomor 29, Otista, Jakarta Timur, yang memiliki tujuh kamar dan dua ruang rapat berdiri di atas tanah seluas 5 ribu meter persegi.

Ketua Rumah Tangga Rumah Polonia, Utun Tarunajaya mengatakan, rumah Polonia sekarang disewa oleh Haji Harris Tahir yang merupakan ketua Majelis Dzikir SBY. Tempat ini sehari-harinya digunakan oleh santri untuk mengaji dan menghapal al-quran.

"Haji Harris sewa, dengan orang betawi asli. Haji Harris tidak tinggal di sini, ini buat pertemuan ulama dan mengaji santri-santri di seluruh daerah," kata Utun, Jakarta, Kamis (22/5/2014).

Setelah dijadikannya basecamp Prabowo-Hatta pada dua minggu yang lalu, kata Utun, kegiatan pengajian dan silahturahmi tetap berjalan seperti biasanya, pada malam jumat dan malam minggu.

Tanah seluas 5 ribu meter persegi juga terdapat mushola dan dapur umum. Di samping mushola, terdapat jalan menuju ruang bawah tanah.

"Dulu kan bung Karno sempat tinggal di sini waktu itu, tapi hanya sesekali. Ini terowongan nembus sampai depan pintu gerbang. Tapi sekarang tidak digunakan lagi," ujar dia.

Terowongan bawah tanah yang saat ini ditutup papan selebar dua meter, terkadang ruangannya hanya dipakai untuk menaruh barang-barang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved