Kamis, 9 April 2026

Polisi Bongkar Judi Online Berkedok Perusahaan Money Changer

Sub Direktorat Cyber Crime Bareskrim Polri membekuk delapan orang pelaku judi online beromset miliaran rupiah tiap bulannya.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
Adi Suhendi/Tribunnews.com
Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Kamil Razak menunjukan barang bukti judi online 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sub Direktorat Cyber Crime Bareskrim Polri membekuk delapan orang pelaku judi online beromset miliaran rupiah tiap bulannya. Mereka menggunakan web site m88.com dengan server yang ada di Filipina untuk menarik masyarakat Indonesia bermain judi.

Permainan yang ditawarkan pun beraneka ragam mulai dari bertaruh untuk pertandingan sepak bola, hingga permain poker. Judi online ini berskala internasional. Tidak hanya itu, pelaku pun terang-terangan mengiklankan bisnis haram tersebut untuk menarik pemainnya.

"Web ini memang menyediakan berbagai macam perjudian sport, poker dan lain-lain. Dari hasil penelitian yang dilakukan, sudah ada fakta atau bukti permulaan yang cukup sehingga Minggu kemarin (Sabtu 24/5/2014) kita melakukan penggeledahan di berbagai tempat diantaranya di Batu Tulis ada dua kantor yang dijadikan pengendalian judi online ini," ungkap Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Kamil Razak di Mabes Polri, Senin (26/5/2014).

Selain di Batu Tulis, penangkapan pun dilakukan di beberapa lokasi di Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat. Ada delapan orang tersangka yang ditangkap hingga Minggu (25/5/2014). Bukan hanya mengamankan tersangkanya kepolisian pun menyita berbagai barang bukti diantaranya 13 laptop, 3 CPU, 76 token IB Bank di Indonesia, 88 Rekening bank di Indonesia, 486 token IB bank di China, 194 kartu ATM, 38 KTP, 2 unit kendaraan, 5 server SMS Gate away, dan 15 handphone.

"Untuk mengelabui petugas, mereka membuat kamuplase usaha money changer dan usaha IT," katanya.

Mereka secara terang-terangan melakukan promosi dalam setiap acara nonton bareng, bahkan pelaku membuat kaos dan botol bertuliskan m88.com untuk menarik banyak pelanggan.

Modus yang dilakukan mereka dalam merauk uang haram adalah melalui web site tersebut. Para pemain menghubungi pelaku melalui web site yang disediakan, kemudian pemain memasukan sejumlah uang ke rekening yang pelaku tentukan untuk membeli koin.

"Kalau menang koin akan bertambah, kalau kalah koin berkurang. Nanti uang masuk ke rekening penampung, lalu akan ditransfer ke pemenangnya," tuturnya.

Web site yang mulai dikelola sejak 2012 tersebut sudah mampu menghasilkan uang ratusan miliar rupiah. Bisa dibayangkan dari dua token yang sudah dibuka kepolisian isinya cukup fantastis. Satu token bernilai transaksi Rp 500 juta dan satu token lainnya Rp 750 juta.

"Kalau dibuka token semuanya, maka nilai transaksinya bisa ratusan miliar rupiah," ucapnya.

Tags
Bareskrim
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved