Kamis, 23 April 2026

Korupsi Haji

Seharusnya Hari Ini Suryadharma Ali Serahkan Surat Mundur sebagai Menteri Agama

Suryadharma Ali (SDA) sedianya akan menyampaikan surat resmi pengunduran dirinya sebagai Menteri Agama (Menag), hari ini Rabu (28/5/2014).

ANTARA FOTO/ANDIKA WAHYU
Suryadharma Ali 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Suryadharma Ali (SDA) sedianya akan menyampaikan surat resmi pengunduran dirinya sebagai Menteri Agama (Menag), hari ini Rabu (28/5/2014).

Pasalnya, hari ini adalah batas yang diberikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk SDA mengajukan surat pengunduran dirinya.

Demikian diungkapkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi, usai menemani Presiden SBY bertemu SDA di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (26/5/2014) lalu.

Kabar yang dihimpun Tribunnews.com, SDA akan menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai Anggota Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II (KIB II) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/5/2014). Sepanjang hari ini Presiden SBY berkantor di Istana Bogor.

Sebagaimana diberitakan, seusai menyatakan niat mundur dari Menag, SDA langsung meluncur ke markas tim sukses dan relawan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Rumah Polonia, Cipinang, Jakarta Timur, Senin siang.

Saat itu, Prabowo bersama sejumlah petinggi partai pengusung masih menerima deklarasi dukungan dari Forum Pemuda Muslim Maluku di pelataran Rumah Polonia. Namun, SDA tidak mengikuti proses deklarasi itu dan langsung masuk ke rumah.

Seusai deklarasi, Prabowo bersama petinggi parpol pengusung ikut masuk ke rumah. Sekitar 30 menit berselang, SDA meninggalkan lokasi.

Dia menceritakan kepada wartawan mengenai pengunduran dirinya dari Menteri Agama, bukan diberhentikan.

"Saya bertemu Presiden di Istana Bogor. Menyampaikan kinerja Kementerian Agama. Saya sampaikan status saya saat ini sebagai tersangka. Saya sebagai tersangka akan mengganggu pemerintahan, kemudian saya menyerahkan kembali amanah saya ke Presiden. Namun, Presiden meminta saya menyampaikan permohonan tertulis," ujar SDA di Rumah Polonia, Senin (26/5/2014) sore.

Dalam pertemuan dengan SBY, SDA tidak menyerahkan surat pengunduran diri lantaran belum  membuatnya. Apakah ada desakan mundur dari Presiden? "Tidak, itu hanya masalah etika saja," ujar SDA.

SDA menyadari, masalah yang sedang dihadapinya saat ini sangat sulit. Dia mengaku ingin fokus dengan penegakan hukum yang sedang berjalan dan tak ingin kinerjanya sebagai Menteri Agama terganggu.

"Saya harus fokus, ini masalah sangat berat untuk saya dan keluarga," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengungkapkan isi pertemuan dengan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Sudi, menjelaskan SDA menjelaskan duduk perkara kasusnya kepada Presiden dan Wakil Presiden, Boediono. Ikut hadir Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono.

"Beliau kemudian mengembalikan kepercayaan sebagai Menteri Agama yang diterima dari Bapak Presiden kepada Bapak Presiden," kata Sudi dalam jumpa pers di Istana Bogor.

Setelah dijerat Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (22/5) pekan silam, Suryadharma mengaku belum berencana mengundurkan diri sebagai menteri.

Ia masih memikirkan pelaksanaan haji 2014, dan tidak mengerti perkara yang menjeratnya. Ia merasa KPK hanya salah paham.

Sedangkan KPK sudah menjelaskan, Suryadharma ditengarai menyalahgunakan wewenangnya sebagai menteri dalam proses pengadaan pemondokan haji, katering, perjalanan ibadah haji, dan transportasi haji tahun 2012 - 2013.

Suryadharma pun sudah dicegah bepergian ke luar negeri. KPK mencurigai dana merugikan negara sekitar Rp 230 miliar.

Dijelaskan, Presiden SBY menerima pengunduran diri Suryadharma Ali sebagai Menag. Tapi, SDA diminta mengajukan pengunduran diri secara tertulis dalam waktu dua hari. "Presiden menerima laporan itu dan meminta Suryadharma Ali mengajukan pengunduran diri secara tertulis dalam waktu 1-2 hari," kata Sudi.

Sudi menjelaskan dalam pertemuan SDA dengan Presiden SBY, siang itu, dibicarakan soal kinerja Kementerian Agama. Selain itu, dibahas pula soal penyelenggaraan haji yang kini menjerat SDA sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Dalam pertemuan dengan Presiden, SDA membantah terlibat kasus yang disangkakan kepadanya. Dari penjelasan SDA ini, menurut Sudi, pemerintah akan mengevaluasi Kementerian Agama, terutama menyangkut persoalan haji.

Dia juga memastikan mundurnya SDA sebagai Menag ini tidak akan mengganggu proses penyelenggaraan haji pada 2014.

Selain itu juga, Sudi jelaskan, sejauh ini Presiden SBY belum menyiapkan pengganti SDA untuk mengisi pos Menteri Agama.

"Belum ada. Nanti Bapak Presiden akan bicarakan setelah menerima menerima surat pengunduran diri Pak Suryadharma," ujar Sudi.

Sudi mengatakan, pengganti Suryadharma akan dibahas Presiden bersama Wakil Presiden dan sejumlah menteri terkait. Dia berharap pengunduran diri Suryadharma itu tak akan mengganggu proses penyelenggaraan haji tahun 2014.

"Kami juga akan melakukan evaluasi sesuai laporan yang disampaikan Pak Suryadharma kepada Presiden," ujar Sudi.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved