Masyarakat Aceh Berharap Jokowi-JK Mampu Menegakkan Kesepakatan Helsinki

Dalam kesepakatan Helsinki dan UPA telah dijalankan, namun masih terdapat sejumlah kesepakatan yang belum terealisasikan

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hendra Gunawan
zoom-inlihat foto Masyarakat Aceh Berharap Jokowi-JK Mampu Menegakkan Kesepakatan Helsinki
ist
Usai penandatanganan MoU Helsinki di Finlandia

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Masyarakat Aceh  berharap terpilihnya presiden dan wakil presiden baru republik Indonesia dapat menegakan isi perjanjian Helsinki dan Undang-undang pemerintahan Aceh (UPA).

Hak tersebut tertuang dalam acara "Bagaimana Aceh melihat kepemimpinan nasional baru, bagaimana pula komitmen pemimpin baru pada penguatan damai di Aceh ?" yang digelar di Hotel Amazing Koetaradja, Jl. RP. Soeroso No.14 Gondangdia-Cikini, Menteng, Jakarta, Jumat (8/8/2014).

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Gubernur Aceh Zaini Abdullah,  Ketua DPR Aceh Hasbi Abdullah, mantan Menteri tenaga kerja  A. Latief, mantan Gubernur Aceh Prof Syamsuddin Mahmud dan juga Prof Bachtiar Ali.

Zaini Abdullah mengatakan meski beberapa hal yang tercantum dalam kesepakatan Helsinki dan UPA telah  dijalankan, namun masih terdapat sejumlah kesepakatan yang belum terealisasikan.

"Dari kesepakatan yang telah dibuat ada beberapa yang belum dapat dijalani karena terbentur peraturan pemerintah pusat, kami berharap pemerintah kedepan mampu menyelesaikannya," ujar Zaini Abdullah.

Dalam acara yang dihadiri sejumlah perwakilan kementerian dan pejabat BUMN ini, masyarakat Aceh optimistis pemerintahan baru yang segera terbentuk akan mampu menyelesaikan kesepakatan yang belum terpenuhi.

"Apabila konfilk yang puluhan tahun saja dapat terselesaikan apalagi ini yang hanya sebatas kesepakatan, saya yakin pemerintah pusat akan cepat membantu," ujar Zaini.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved