Indra J Piliang: Golkar Kalau Diam-diam Itu Ada Sesuatu
"Golkar kalau diem-diem itu biasanya ada sesuatu yang dilakukan, kalau ribut terus, itu tidak ada terlalu banyak pergerakan," kata Indra.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi Partai Golkar, Indra J Piliang, membantah jika upaya untuk mendesak Musyawarah Naional (Munas) Oktober 2014 semakin redup.
Indra mengaku upaya agar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar tidak melaksanakan Munas tahun depan terus dilakukan, tanpa diketahui publik.
"Bukan semakin redup namun permainannya semakin tinggi,” ujar Indra di Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (20/9/2014).
Mantan Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Golkar tersebut menjelaskan bahwa terdapat suatu kultur politik di partai Golkar. Lanjut Indra, di partai berlambang Pohon Beringin tersebut 'diam' menandakan adanya manuver politik yang dilakukan.
"Golkar kalau diem-diem itu biasanya ada sesuatu yang dilakukan, kalau ribut terus, itu tidak ada terlalu banyak pergerakan. Karena Golkar udah biasa ribut,” ujar Indra.
Indra mengaku dirinya tetap optimis Munas Golkar dapat diselenggarakan pada oktober 2014, meski mayoritas Dewan pimpinan Daerah (DPD) menginginkan Munas tahun 2015. Lantaran, berdasarkan AD/ART partai munas diselenggaran per lima tahun sekali.
“Suara DPD kan hanya suara resmi, tapi kan ada suara yang tidak resmi, itu banyak juga,” ujar Indra.
Penyelenggaraan Munas yang beragendakan pertanggungjawaban kepemimpinan masih menjadi perdebatan di internal partai Golkar.
Pihak yang menginginkan Munas diselenggarakan tahun 2015 beralasan rekomendasi Munas di Riau 2009 menyebutkan Munas selanjutnya dilaksanakan pada tahun 2015.
Sementara itu pihak yang menginginkan Munas diselenggarakan tahun ini berargumen bahwa berdasarkan AD/ART partai, Munas diselenggarakan per lima tahun. Jika Munas sebelumnya diselenggarakan 2009 maka Munas selanjutnya dilaksanakan pada tahun 2014.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140814_163815_indra-j-piliang-di-acara-tribun-livechat.jpg)