Minggu, 31 Agustus 2025

Bentrok TNI vs Brimob

Pimpinan DPR Sedih Bentrok TNI-Polri di Batam

"Kita sedih. Ini peristiwa kesekian yang sangat memalukan dan kita semua kecewa," kata Priyo di gedung DPR, Jakarta, Senin (22/9/2014).

Editor: Hasanudin Aco
Tribun Batam/Elhadif
Garis polisi terpasang di lokasi kejadian bentrok antara anggota TNI Batalyon Infanteri 134 Tuah Sakti dengan anggota Brimob di Markas Komando (Mako) Brimobda Kepri, di Tembesi, Batuaji, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (21/9/2014). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso menyesalkan bentrokan yang melibatkan TNI-Polri di Batam, provinsi Kepri.

Menurutnya, hal tersebut merupakan tindakan yang memalukan karena dilakukan oleh aparat keamanan negara.

"Kita sedih. Ini peristiwa kesekian yang sangat memalukan dan kita semua kecewa," kata Priyo di gedung DPR, Jakarta, Senin (22/9/2014).

Ketua DPP Golkar itu menuturkan, bentrokan antara TNI-Polri tidak boleh meluas, karena seharusnya aparat melindungi rakyat.

Menurutnya, jangan sampai masyarakat menjadi takut karena ulah yang diperlihatkan oleh oknum TNI-Polri tersebut.

"Saya senang KSAD langsung kembali ke Jakarta untuk meredam itu semua. Begitu juga Kapolri," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, akibat saling tembak itu, empat anggota Yonif 134/TS terkena peluru dari anggota Brimob. Keempat anggota langsung dilarikan ke RSUD Embung Fatimah untuk dilakukan operasi pengeluaran proyektil peluru.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan