Jika Tak Kunjung Hadir Rapat ke DPR, Dewan Ancam Potong Anggaran Pemerintah
Bambang Soesatyo mengaku bingung apa alasan Menteri Kabinet Kerja yang tidak kunjung datang dalam rapat dengan DPR RI.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengaku bingung apa alasan Menteri Kabinet Kerja yang tidak kunjung datang dalam rapat dengan DPR RI.
"Kami tidak pusingkan Rini (Menteri BUMN Rini Soemarno) atau siapapun untuk hadir. Kalau menteri lakukan tindakan tidak terpuji, kami bisa potong anggaran," kata Bambang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2014).
Menurutnya, anggota dewan dapat menggunakan hak budgetingnya untuk menyikapi menteri yang tidak patuh. Bila dianggap pelaksanaan anggaran atau programnya tidak sesuai, dewan juga bisa mengeluarkan ancaman.
Tidak hadir bila dipanggil dewan, bisa dianggap perbuatan melawan parlemen (Contempt of parlemen). Apalagi saat ini masih memungkinkan dewan memanggil paksa menteri dengan dasar UU MD3.
"Itu udah kena perbuatan melawan parlemen, contempt of parlement. Karena UU kita belum diubah. UU MD3 masih bisa hadirkan secara paksa," katanya.