Kabinet Jokowi JK

Jokowi Belum Mampu Penuhi Harapan Masyarakat soal Pemberantasan Korupsi

Namun kenyataannya Jokowi belum mampu memenuhi harapan masyarakat soal pemberantasan korupsi.

Jokowi Belum Mampu Penuhi Harapan Masyarakat soal Pemberantasan Korupsi
Muhammad Zulfikar/Tribun Jakarta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (IPI) Burhanuddin Muhtadi mengatakan, masyarakat Indonesia menaruh harapan besar kepada presiden Joko Widodo dalam hal pemberantasan korupsi.

Menurutnya, pada saat Pilpres kemarin, masyarakat lebih percaya kepada Jokowi dibanding Prabowo Subianto dalam hal penanganan permasalahan korupsi.

"Namun kenyataannya Jokowi belum mampu memenuhi harapan masyarakat soal pemberantasan korupsi. Itu utang politik Jokowi," kata Burhanuddin dalam diskusi di kantor ICW, Jakarta Selatan, Senin (8/12/2014).

Burhanuddin menuturkan, dalam jangka pendek Jokowi harus mengeluarkan agenda-agenda pemberantasan korupsi yang sistematik. Ia mencontohkan, Jokowi bisa mengeluarkan rancangan undang-undang sistem keuangan partai politik.

"50 hari pemerintahan Jokowi tidak punya komitmen terhadap korupsi. Statement beliau lebih minimalis terhadap korupsi," tuturnya.

Masih kata Burhanuddin, desain besar pemerintahan Jokowi untuk pemberantasan korupsi belum terlihat secara utuh. Menurutnya, selama ini Jokowi lebih banyak bicara poros maritim dan mengenai infrastruktur.

"Jokowi lebih sering berbicara kepada hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi," katanya.

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved