Sabtu, 11 April 2026

Fadli Zon: Belum Ada Keputusan Fraksi Golkar Tolak Pilkada

"Golkar hanya memberikan rekomendasi (menolak Perppu Pilkada). Belum ada keputusan fraksi mereka di DPR," ujar Fadli.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Y Gustaman
Tribunnews/Herudin
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon (kiri) mengunjungi rumah orang tua pelaku penghina Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), M Arsyad, di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (31/10/2014). Kedatangan Fadli Zon untuk memberikan dukungan dan mengajak keluarga M Arsyad menjenguk M Arsyad di Bareskrim Mabes Polri, karena kedua orang tuanya belum pernah bertemu sejak pelaku penghina presiden tersebut ditahan pihak Bareskrim. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon meminta publik tidak dulu menghakimi Partai Golkar yang menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wakil Kota.

Fadli menjelaskan, penolakan tersebut bukan sikap melainkan sebuah rekomendasi Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie kepada peserta Musyawarah Nasional IX Golkar di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali yang berlangsung 30 November sampai 3 Desember 2014.

"Golkar hanya memberikan rekomendasi (menolak Perppu Pilkada). Belum ada keputusan fraksi mereka di DPR," ujar Fadli di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/12/2014). Ia memastikan, sikap Golkar menolak atau menyetujui Perppu Pilkada baru diketahui di DPR nanti.

Menyikapi sikap Golkar demikian, Fadli memastikan partai pendukung Koalisi Merah Putih tetap solid. "Kita setuju Perppu. Kami enggak ada masalah dan saya yakin masih solid," imbuh Fadli.

Fadli membela Golkar yang belakangan ini dituding Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhyono ingkar janji terhadap kesepakatan yang dibuat dan ditandatangani oleh ketum dan sekjen Partai Demokrat dengan partai pendukung KMP.

"Sekarang memang ada yang ingkar janji? Enggak ada dan belum ada. Kecuali ingkar janji ketika voting. Belanda masih jauh," sindir Fadli.

Fadli mengaku tetap optimistis partai pendukung KMP tetap solid pasca-Munas Golkar. Hal itu terlihat dari kekuataan KMP dalam membuat suatu keputusan di DPR. "Jadi keutuhan KMP itu bukan dilihat dari wacana publik tapi saat buat keputusan. Itu yang penting," katanya

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved