Breaking News:

Aziz Syamsuddin: Saya Pernah Coba Miras Oplosan

"Saya incognito (menyamar) ke wilayah Kota, saya pernah mencoba miras oplosan. Ketika hang over lebih parah dari wine," kata Aziz.

SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR (AAN)
Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin didampingi Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi, dan Kajati Aceh, Tarmizi berbicara dalam konferensi pers usai petemuan di Mapolda Aceh, Jumat (22/11/2014). Pertemuan ini membahas upaya pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi di Aceh. SERAMBI/M ANSHAR 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin mengaku prihatin maraknya peredaran minuman keras oplosan. Ia pun pernah menyamar untuk mengetahui efek miras oplosan tersebut.

"Saya incognito (menyamar) ke wilayah Kota, saya pernah mencoba miras oplosan. Ketika hang over lebih parah dari wine," kata Aziz saat berkunjung ke Balai Besar Rehabilitasi BNN di Lido, Sukabumi, Senin (22/12/2014).

Menurutnya, jangankan di daerah, Jakarta pun marak peredaran miras oplosan. Ia berpedapat miras yang dicampur bahan berbahaya dapat membunuh banyak orang karena kandungan alkoholnya tak terkontrol.

"Daerah Kebayoran Baru saya tahu ada yang jual miras oplosan. Itu harganya lebih murah dari bir dan ini bahaya," imbuh politikus Partai Golkar itu.

Kunjungan Komisi III ke Balai Besar Rehabilitasi BNN dilakukan di masa reses. Sesuai jadwal, komisi hukum ini bakal menginspeksi kantor Samsat DKI Jakarta di Daan Mogot dan berakhir di kantor Imigrasi Soekarno-Hatta.

Aziz didampingi Ruhut Sitompul (Fraksi PD), Hasrul Azwar (Fraksi PPP), Dossy Iskandar (Fraksi Hanura), Sareh Wiyono (Fraksi Gerindra), Daeng Muhammad (Fraksi PAN), dan Wihadi Wiyanto (Fraksi Gerindra).

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved