Breaking News:

Calon Hakim Agung

PT DKI Jakarta Keluhkan Proses Rekrutmen Hakim Agung

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengadakan kunjungan ke empat lingkungan peradilan

Randa Rinaldi/Tribunnews.com
Ilustrasi palu hakim 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengadakan kunjungan ke empat lingkungan peradilan se-wilayah Provinsi DKI Jakarta ke Pengadilan Tinggi Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta Mas'ud Halim memberi kritikannya terhadap proses rekrutmen hakim agung. Selama ini proses rekrutmen dilakukan oleh Komisi Yudisial (KY) dinilai tidak berjalan dengan baik.

"Soal rekrutmen hakim agung ternyata yang dipilih-pilih oleh KY bukan orang yang baik. Hakim-hakim karir yang dipilih KY ternyata kena masalah malah yang baik-baik tidak terpilih," ujar Mas'ud dalam Rapat Kerja Kunjungan Komisi III DPR dengan 4 Lingkungan Peradilan se-Wilayah Provinsi DKI Jakarta di Kantor Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2014).

Menurutnya, para hakim tinggi menjadi tidak percaya diri untuk mendaftarkan diri menjadi hakim agung. Ia berpendapat, penentuan hakim agung terpilih hanya dilakukan berdasarkan keinginan komisioner KY.

Sementara Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Aziz Syamsuddin mengatakan akan menampung aspirasi dari para hakim tinggi di Pengadilan Tinggi. Ia menyatakan, Komisi III akan menindaklanjuti kritikan tersebut.

Penulis: Randa Rinaldi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved