Pesawat AirAsia Jatuh

Dua Penyelam Turun, Tapi Jarak Pandang di Dasar Laut Nol, Gelap Berlumpur

Dua penyelam yang mendeteksi lokasi AirAsia QZ8501 di dasar laut terpaksa kembali karena jarak pandang nol, berlumpur pekat, cuaca buruk.

Dua Penyelam Turun, Tapi Jarak Pandang di Dasar Laut Nol, Gelap Berlumpur
Titik lokasi jatuhnya AirAsia QZ8501 
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Randa Rinaldi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Proses perpindahan penumpang pesawat AirAsia QZ8501 terus dilakukan oleh tim gabungan dengan berbagai strategi. Tim gabungan telah melakukan upaya penyelaman sejak tadi pagi, Namun cuaca kembali memburuk.

Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo mengatakan, penyelaman dihentikan sementara waktu karena cuaca tidak bersahabat. Menurutnya, penyelaman akan dilanjutkan jika kondisi cuaca membaik.

"Laporan yang saya terima berhasil turun 2 orang penyelam. Tapi di dasar laut jarak pandang nol atau gelap. Terlihat lumpur, arus dasar laut 3-5 not" ujar Soelistyo di Kantor Basarnas, Jakarta, Minggu (4/1/2015)

Soelistyo menuturkan, pencarian penumpang dan benda dari pesawat tidak akan maksimal jika kondisi yang berlumpur. Menurutnya, pagi hari cuaca sempat membaik dari hari sebelumnya, namun kondisi cuaca kembali memburuk.

"Nanti kalau membaik pencarian akan dilakukan kembali,"ucap Soelistyo.

Soelistyo menambahkan, saat ini pada titik pencarian kondisi cuaca juga mengalami hujan deras dan gelombang. Namun, kondisi cuaca di Pangkalan Bun lebih membaik dibandingkan di titik pencarian.

"Kita tetap akan menyiagakan 84 penyelam itu,"jelas Soelistyo.
Penulis: Randa Rinaldi
Editor: Agung Budi Santoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved