Breaking News:

Pembangunan Fisik Trans Sulawesi Dimulai Tahun Ini

Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo memastikan tahun ini akan banyak pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan

Tribun Timur/Muhammad Abdiwan
Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo memasukan kertas suara sebelum menggunakan hak pilihnya di TPS 001 SD Mangkura, Kel, Sawerigading, Makassar, rabu (9/7/2014). (Tribun Timur/Muhammad Abdiwan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo memastikan tahun ini akan banyak pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan. Pembangunan itu sebagian besar akan didanai oleh pemerintah pusat, yang anggarannya mencapai puluhan triliun rupiah.

Syahrul di kantor Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla atau yang akrab dipanggil JK, Jakarta Pusat, Senin (12/1/2015), mengatakan ia datang ke ibukota untuk menemui Wapres, dan menanyakan langsung soal dana pembangunan itu.

"Kami mau diberikan dana puluhan triliun, untuk melaksanakan berbagai macam proyek, jalan, jembatan, irigasi, bendungan. Kemudian tahun ini proyek kereta api direncanakan sudah pembangunan fisik," katanya.

Syahrul memperkirakan paling cepat 2015 pembangunan fisik proyek KA Trans Sulawesi sudah berjalan.

Proyek perkeretaapian Trans Sulawesi yang ditargetkan sepanjang 2.000 km dari Makassar ke Manado. Pembangunan Kereta Api Trans Sulawesi Tahap I akan dimulai dengan rute Makassar - Parepare yang dilengkapi 23 stasiun. Pembangunan Jalan KA Makassar - Parepare akan menghubungkan dua pelabuhan utama di Sulawesi Selatan.

Syahrul menambahkan program prioritas tahun ini selain pembangunan fisik kereta api adalah jalan alternatif Maros - Makassar dan Goa - Takalar. Pemerintah juga berencana membangun jalan lingkar dalam Makassar, dan flyover di Makassar.

Namun demikian JK saat ditemui dalam kesempatan terpisah mengaku belum tahu kapan proyek kereta api di Sulawesi Selatan bisa dimulai. Namun kata dia pemerintah pusat mendukung penuh rencana pembangunan kereta api itu.

Kata dia pemerintah punya anggaran yang cukup besar untuk pembangunan pada tahun 2015 ini, yang didapat dari penghematan subsidi BBM, dan penghematan anggaran rapat serta dinas pegawai pemerintah. "Pemerintah kan tahun ini punya anggaran yang cukup besar," tuturnya.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved