Jumat, 10 April 2026

Jelang Munas, Nama Anis Matta Masih Menguat Jabat Presiden PKS

Ketua DPP PKS Hidayat Nur Wahid mengakui nama Anies Matta masih kuat sebagai Presiden PKS periode 2015-2020.

Editor: Gusti Sawabi
Tribunnews/Herudin
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berencana  menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pada April 2015. Munas biasanya digelar berdekatan dengan HUT PKS.

Ketua DPP PKS Hidayat Nur Wahid mengakui nama Anies Matta masih kuat sebagai Presiden PKS periode 2015-2020. Kepemimpinan Anis saat ini hanya menggantikan posisi Luthfi Hasan Ishaaq yang tersandung kasus korupsi.

"Masih terlalu dini (untuk presiden) tapi jika Pak Anis terpilih lagi, ya itu layak," kata Hidayat Nur Wahid, Minggu (18/1/2015).

Wakil Ketua MPR itu menjelaskan penentuan Presiden PKS ditentukan oleh majelis syuro. Majelis Syuro akan memutuskan jadwal munas terlebih dahulu.‎ Mereka terdiri dari 99 orang.

Mekanisme yang dilakukan, DPD PKS akan memilih majelis syuro. Kemudian majelis syuro yang mendapatkan kepercayaan untuk memilih Presiden PKS.

"(majelis syuro) melengkapi keragaman, menghindarkan persepsi jangan-jangan majelis syuro dipilih hanya berlatar belangkangi ustadz. Enggak cukup aja ustadz, jangan laki, atau wanita saja. Karena itu melihat gender, latar belakang daerrah, supaya menghadirkan representasi semuanya," ujarnya.

Tags
Anis Matta
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved