178 Anak Kembali Bersekolah, Brigadir Piether Bujuk Orangtua dengan Obrolan Batu Cincin

Berkat kerja keras dan pengabdiannya pada masyarakat, mengantarkan Brigadir Piether Paembonan mendapat penghargan "Polmas Award"

178 Anak Kembali Bersekolah, Brigadir Piether Bujuk Orangtua dengan Obrolan Batu Cincin
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Brigadir Piether Paembonan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berkat kerja keras dan pengabdiannya pada masyarakat, mengantarkan Brigadir Piether Paembonan, anggota Bhabinkamtibnas Polres Mamuju, Polda Sulawesi Selatan mendapat penghargan "Polmas Award" dari Kabarhakam Komjen Putut Eko Bayuseno di PTIK, Kamis (5/3/2015) kemarin.

Penghargaan itu diberikan lantaran Brigadir Piether berhasil mengembalikan anak putus sekolah untuk dapat bersekolah kembali, yakni sebanyak 178 anak.

Lalu bagaimana kisah dan perjuangan Brigadir Piether selama mengemban tugas tersebut ?

Brigdir Piether menuturkan langkah pertama yang dilakukannya yaitu membujuk dan memberikan pengarahan pada para orangtua yang anaknya putus sekolah akan pentingnya pendidikan.

Pasalnya rata-rata disana, anak putus sekolah karena tidak ada biaya dan harus membantu orangtua ikut bekerja agar dapur mereka tetap mengepulkan asap.

"Bujuk orangtua mereka, saya tidak langsung ke pokok pembicaran. Liat dulu orangtuanya suka apa, sekarang ini kan lagi musim batu cincin ya saya pendekatan ngobrol batu cincin dulu," jelas
Brigadir Piether yang pernah menempuh pendidikan Brimob di Watukosek, Jatim.

Setelah suasana mulai terbangun, barulah Brigadir Piether masuk ke pembicaraan soal anak putus sekolah. Dikaitkan dengan pemerintah yang menggalakkan pendidikan 12 tahun.

Dalam perbincangan itu memang terkadang cukup alot karena bersinggungan langsung dengan ekonomi keluarga.

Tidak kehabisan akal, Brigadir Piether memberikan banyak saran dan masukan. Serta berbagi soal Undang-undang perlindungan anak yang mewajibkan anak disekolahkan.

"Biasanya kalau sudah sebut undang-undang, mereka takut. Dan mengizinkan anaknya kembali sekolah. 178 anak yang kembali sekolah sama sekali tidak dipungut biaya, gratis. Kami patungan anggota Polres untuk membiyai," kata bapak tiga anak itu.

Brigadir Piether juga berharap
masyarakat Mamuju bisa bergandengan tangan mensukseskan program anak putus sekolah, bisa kembali ke sekolah. Pasalnya menurut Brigadir Piether, tanpa dukungan masyarakat maka hal itu akan sia-sia.

Tugas Brigadir Piether tidak hanya sebatas mengembalikan anak putus sekolah kembali mengenyam pendidikan, tapi juga memantau perkembangan anak tersebut.

"Saya pantau terus mereka. Termasuk seminggu dua kali tanya perkembangan anak-anak itu ke sekolah dan orangtuanya," tambah Brigadir
Piether.

Tags
Mamuju
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Gusti Sawabi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved