Advertorial

Meneropong Fasilitas Media Center KAA di Jakarta

Hari pertama KAA, Minggu (19/4), Menkominfo Rudiantara pun menyempatkan diri melihat langsung lokasi pengambilan ID badge wartawan dan delegasi KAA.

Meneropong Fasilitas Media Center KAA di Jakarta

TRIBUNNEWS.COM – Penyelenggaraan peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA), 19-24 April 2015 di Jakarta mendapat perhatian serius dari dunia. Tak kurang ribuan wartawan dalam dan luar negeri meliput prosesi konferensi tingkat internasional itu.

Atas dasar itu, tak heran fasilitas media center sangat penting disediakan guna mendukung kelancaran proses liputan. Pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI sendiri menyediakan fasilitas media center yang dapat digunakan para wartawan.

Bertempat di Exhibition Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), media center dapat digunakan mulai pukul 07.30 hingga 21.00 WIB setiap hari. Ruangan seluas 5.850 meter persegi itu memiliki fasilitas yang memadai untuk prosesi liputan event konferensi tingkat internasional.

Selain karena didukung konektivitas broadband internet sebesar 2 Gbps, tersedia pula 250 all in one computer dan 250 jaringan LAN. Di samping itu, ruangan khusus untuk konferensi pers berkapasitas 150 orang dan satu briefing room berkapasitas 50 orang pun tersedia di media center tersebut.

Tak hanya itu saja kelengkapan media center yang disediakan Kemkominfo tersebut. Berbagai fasilitas lain juga disediakan di sana, di antaranya satu LED Screen berukuran 4x8 meter, satu dining area untuk 500 orang, serta dua mini studio yang tersebar di dua lokasi.

Selain itu tersedia pula broadcast quality audio video coverage, international broadcast center, broadcaster lounge, host broadcaster & host photographer, media pool area, retail & exhibition area, telecommunication services area, dan media stand-up positions.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan sejak hari pertama penyelenggaraan KAA, terdapat hampir 800 wartawan dalam dan luar negeri menukarkan ID Badge peliputan. Pada awalnya, menurut Rudiantara, wartawan yang mendaftar itu sebanyak 1.400 orang. Namun, karena kapasitas media center terbatas, maka wartawan yang dapat meliput dibatasi hingga 1.000 orang.

Pada hari pertama pelaksanaan KAA, Minggu (19/4), Rudiantara pun menyempatkan diri melihat langsung lokasi pengambilan ID badge wartawan dan delegasi di Gedung Istora. Ia mengharapkan, kerja sama antara petugas dan para wartawan dapat terjalin dengan baik.

Selain itu, Rudiantara juga menyatakan pihaknya berusaha melayani semaksimal mungkin dari segi fasilitas. Misalnya penguatan sinyal dengan penambahan BTS. (adv)

Editor: Advertorial
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved