Minggu, 19 April 2026

Masalah Narkoba dan Teroris Dibahas di Konferensi Chairman Aseanapol ‎

Kabareskrim Komjen Budi Waseso mengatakan berbagai hambatan pengungkapan ‎kasus kejahatan akan dibahas dalam Konferensi Chairman Aseanapol ke-35

Editor: Gusti Sawabi
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabareskrim Komjen Budi Waseso mengatakan berbagai hambatan pengungkapan ‎kasus kejahatan akan dibahas dalam Konferensi Chairman Aseanapol ke-35 yang digelar di Jakarta 4-7 Agustus 2015.‎

Konferensi yang mempertemukan Kepala Kepolisian seluruh negara anggota ASEAN ini dipusatkan di Hotel Borobudur dan Mabes Polri.‎ Untuk pengamanan ada sekitar 700 anggota kepolisian yang diterjunkan agar konferensi berjalan aman serta sukses.

"Semua yang menyangkut hambatan pengungkapan kasus jika hambatan itu berkaitan dengan negara lain ya itu diprioritaskan karena negara lain juga harus ikut mencegah," ungkap Budi Waseso.

Termasuk orang nomor satu di Bareskrim itu juga menyoroti soal negara Tiongkok yang selama ini sebagian besar narkoba yang masuk ke Indonesia berasal dari Tiongkok.

Jenderal bintang tiga kelahiran pati ini berharap negara Tiongkok ikut pula mencegah masuknya narkoba dari sana ke Indonesia. Tidak lepas tangan begitu saja.

"Termasuk negara Tiongkok, karena narkoba kan banyak dari sana. Kami harap mereka juga mencegah bukan melepas begitu saja. ‎Masalah terorisme juga pasti dibicarakan," tambahnya.

‎Untuk diketahui dalam konferensi itu ada

10 negara delegasi yang ikut hadir. Sebagian Kepolisian negara-negara sahabat setingkat Kapolri sudah hadir sejak Minggu (2/7/2015).

Sejumlah kepala Kepolisian negara tetangga hadir diantaranya dari Singapura, Malaysia, Thailand, dan Kamboja.

Sementara peninjau berasal dari luar ASEAN, seperti Australia, Timor Leste, Cina, dan Hongkong.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved