Perusahaan Sawit Rekrut SDM Berkualitas dari Politeknik Citra Widya Edukasi
Untuk menjawab kebutuhan itu, sebagian dari perusahaan perkebunan itu mengandalkan kampus Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE).
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan perkebunan kelapa sawit membutuhkan banyak sekali tenaga kerja terlatih yang siap pakai dan perluasan lahan serta kaderisasi dan regenerasi SDM.
Untuk menjawab kebutuhan itu, sebagian dari perusahaan perkebunan itu mengandalkan kampus Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE).
Seperti disampaikan Wasekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Tjokro Putro Wibowo, politeknik ini telah menghasilkan ratusan alumni setiap tahun. Namun dalam kenyataannya jumlah kebutuhan riil di lapangan sangat besar atau ribuan setiap tahunnya.
“Kita membutuhkan 5.000 sampai 6.000 tenaga kerja di sektor kelapa sawit di seluruh Indonesia setiap tahun, untuk mengisi berbagai posisi dimulai dari manajerial tingkat pertama,” ujar Tjokro di Jakarta, Senin (10/8/2015).
Tjokro mengatakan sektor kelapa sawit membutuhkan SDM yang terdidik dan terampil dalam pengelolaannya. Apalagi mengingat kebutuhan regenerasi SDM kelapa sawit di Indonesia amat besar dikarenakan perkebunan kelapa sawit telah dimulai sejak jaman pra-kemerdekaan 100 tahun yang lalu.
"Menariknya aspek sustainability serta lingkungan hidup menjadi aspek penting yang juga diperhatikan oleh kampus ini dalam mencetak tenaga kerja siap pakai," ungkapnya.
Sedangkan menurut HR Manager di PT Mulia Inti Perkasa Trianto, tenaga kerja lulusan Politeknik CWE sangat bisa diandalkan dan dibentuk kariernya. Hal ini ditunjang oleh kurikulum pembelajaran praktik 60 persen dan teoritis 40 persen, serta tenaga pengajarnya 60 persen merupakan praktisi dan 40 persen akademisi.
“Metode pembelajarannya menurut saya menjadi efektif karena telah melakukan penekanan pada praktik kerja di perkebunan kelapa sawit secara langsung untuk mempertajam landasan teori yang telah diperoleh," paparnya.