Breaking News:

Reshuffle Kabinet

Seknas Jokowi: Rizal Ramli Tepat Jabat Menko Ekonomi

Rizal Ramli sosok yang tepat sebagai Menko Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pengamat ekonomi dan politik, Rizal Ramli menjadi nara sumber pada acara diskusi hasil survei terhadap kepuasan masyarakat atas enam bulan usia pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Jakarta Pusat, Senin (6/4/2015). Hasil survei Indo Barometer terhadap tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla hanya sebesar 57,5 persen meskipun tingkat kepercayaan terhadap lembaga kepresidenan sangat tinggi mencapai 88,3 persen. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM.JAKARTA - Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi mendukung rencana Presiden. Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla merombak sebagian menteri di Kabinet Kerja guna menegakkan dan menjalankan Nawa Cita.

Presiden Jokowi akan mengumumkan reshuffle kabinet pukul 14.00 WIB siang ini.

Menurut Ketua Umum Seknas Jokowi, M Yamin, lemahnya perekonomian setahun belakangan ini karena tidak tepatnya penunjukan menteri menteri di bidang perekonomian, utamanya Menko Perekonomian.

"Karenanya, pergantian Menko Ekonomi sudah sangat mendesak dan tidak dapat ditawar-tawar lagi," kata M Yamin, di Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Kabar yang beredar, Darmin Nasution bakal didapuk menggantikan posisi Sofyan Djalil sebagai Menteri Perekonomian.

Yamin melanjutkan, sebelumnya Seknas Jokowi melalui Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) sudah menyampaikan bahwa Rizal Ramli sosok yang tepat sebagai Menko Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil.

"Mengingat Rizal Ramli memiliki pengalaman, baik sebagai Menko Ekonomi maupun pengalaman lainnya di sektor ekonomi," ujarnya.

Yamin menuturkan, pertimbangan Seknas Jokowi mengusulkan Rizal Ramli, selain mantan aktivis pergerakan, juga sosok yang sangat paham bahwa stabilitas ekonomi dan politik adalah hal penting dalam pembangunan.

"Ini sudah teruji ketika beliau memimpin Bulog. Mengingat, harga beras dan bahan pokok dapat dikontrol dengan baik," katanya.

"Oleh sebab itu, sudah saatnya Rizal Ramli kembali menata dan memperbaiki perekonomian bangsa Indonesia yang karut marut setahun belakangan ini," pungkas Yamin.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved