Fadli Zon Soroti Tiga Menteri PDIP yang Belum Diganti dari DPR

Fadli Zon menyoroti tiga kader PDIP yang duduk di kursi kabinet. Pasalnya, mereka masih tercatat sebagai anggota DPR.

Fadli Zon Soroti Tiga Menteri PDIP yang Belum Diganti dari DPR
Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyoroti tiga kader PDIP yang duduk di kursi kabinet. Pasalnya, mereka masih tercatat sebagai anggota DPR.

Tiga menteri tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Fadli mengatakan ketiga nama tersebut belum di PAW (Pergantian Antar Waktu) sebagai anggota DPR.

"Kita mendapatkan informasi ada beberapa menteri yang belum mengundurkan diri (dari DPR), itu berpotensi melanggar UU MD3, dan bertentangan dengan semangat presiden untuk menetapkan menteri nonaktif dari partai," kata Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Senin (14/9/2015).

Menurut Fadli, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) perlu melakukan analisa terhadap tiga politikus PDIP itu. Pasalnya, daftar kehadiran mereka sudah lama tidak terisi.

"MKD harusnya mengambil satu analisis penyelidikan terhadap ini. Kalau sudah tidak hadir sampe beberapa kali, orang itu tidak hadir. Kan nggak bisa," katanya.

Fadli mengungkapkan PAW didasari daerah pemilihan (Dapil) dan bukan internal partai. Ia menyebutkan saat anggota DPR mengundurkan diri, maka suara terbanyak yang berada di bawah nama itu, secara otomatis menggantikannya di DPR.

"Dalam UU kan mudah (untuk PAW), tinggal digantikan yang suara nomor dua, kalau tidak bisa yang nomor tiga, jadi nggak usah dicari-cari lagi. Alasan tidak melakukan PAW itu mengada-ada. Kita ingin melengkapi 560 anggota DPR," katanya.

Sedangkan Wakil Ketua MKD Junimart Girsang mengatakan ketiga nama tersebut tidak melakukan pelanggaran kode etik. "Karena PAW itu partai yang berwenang bukan DPR," ujar Politikus PDIP itu.

Ia menyebutkan ketiga nama tersebut sudah membuat surat pengunduran diri dari DPR kepada DPP PDIP.

Hal itu juga ditegaskan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Gedung DPR RI. Ia menyatakan telah mengundurkan diri dari keanggotaan DPR. "Saya orang yang waras dan tahu diri dan memahami. Jabatan eksekutif dan legislatif tidak bisa dirangkap," katanya.

Ia juga telah melepas semua hak anggota DPR. Mengenai PAW, Tjahjo menyebutkan hal itu merupakan hak parttai politik. "Apakah mau satu bulan, satu tahun, kalau partai punya pertimbangan lain juga bisa," katanya.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved