Breaking News:

Tabrakan KRL Commuter Line

Dirut KCJ Sebut Jarak Antar Kereta di Stasiun Juanda Sudah Sesuai Prosedur

Menurut dia, maksud dari headway setiap lima menit sekali itu yakni kereta akan datang

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Petugas berusaha mengevakuasi gerbong kereta commuterline yang anjlok dan rusak di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2015). Kereta api KRL commuterline jurusan Jakarta Kota menuju Bogor tertabrak dari arah belakang oleh kereta lain di Stasiun Juanda, mengakibatkan sejumlah penumpang terluka. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT KCJ Muhammad Nurul Fadhila mengungkapkan headway atau jarak antar kereta di Stasiun Juanda sesuai dengan standar yakni lima menit.

Namun, ia tak mau menjelaskan lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan.

"Jadi headway kita itu sudah lima menit sekali. Itu sudah tahu semua kan," kata Fadhila di Stasiun Juanda, Jakarta, Rabu (23/9/2015) malam.

Menurut dia, maksud dari headway setiap lima menit sekali itu yakni kereta akan datang. Namun, Fadhila belum tahu berapa headway saat benturan kereta tersebut terjadi.

"Masalah penyebab itu KNKT," kata Fadhila.

Sebelumnya diberitakan, KRL dengan nomor KA 1156 tujuan Bogor membentur KRL dengan nomor KA 1154 di dekat Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Rabu sore.

Gerbong paling depan KA 1156 membentur gerbong paling belakang KA 1154 yang keduanya adalah gerbong perempuan. (Kahfi Dirga Cahya)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved