Breaking News:

Kabut Asap

125 Personel Baguna PDI Perjuangan Terjun ke Lokasi Bencana Asap

Sebanyak 125 personel Badan Penanggulangan Bencana PDI Perjuangan membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Sebanyak 125 personel Badan Penanggulangan Bencana PDI Perjuangan dilepas di DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (11/10/2015), untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan Tengah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 125 personel Badan Penanggulangan Bencana PDI Perjuangan membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan kabut asap di Sumatera dan Kalimantan.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Wasekjen Eriko Sutarduga turut melepas keberangkatan mereka dari kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (11/10/2015).

"Sebanyak 100 orang untuk Palembang dan Jambi. 25 orang untuk Kalimantan Tengah. Ini untuk membantu rakyat Indonesia yang berkesusahan," kata Hasto saat melepas anggota Baguna.

Sebanyak 100 personel itu termasuk lima dokter dan mereka berangkat melalui jalur darat mengendarai tujuh mobil Baguna. Mobil tersebut dilengkapi peralatan untuk mengatasi bencana seperti oksigen dan tenda.

Setibanya di lokasi, para anggota Baguna akan berkoordinasi dengan DPD PDI Perjuangan setempat serta pemerintah. Mereka akan berada di lokasi kabut asap selama 10 hari.

"Tidak ‎ ada kata terlambat, tim secara khusus dilatih kemampuan mitgasi dan semangat untuk membantu yang terkena asap itu," sambng Hasto.

Hasto mengatakan, PDI Perjuangan berencana membentuk satu batalyon terdiri dari 800 sampai 1000 personel spesialisasi bencana. Mengingat pada Desember-Februari akan ada bencana tanah longsor serta banjir.

PDI Perjuangan akan bekerjasama dengan Basarnas untuk pembentukan batalyon tersebut. "Ini sebagai pasukan PDI Perjuangan untuk membantu rakyat serta menghadapi persoalan bangsa‎," imbuh dia.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved