Menpora Saksikan Prosesi Penyatuan Tanah dan Air dari 34 Propinsi
Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-87 di Tanjung Pinang diwarnai dengan prosesi penyatuan tanah dan air dari 34 propinsi seluruh Indonesia
TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG PINANG - Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-87 di Tanjung Pinang diwarnai dengan prosesi penyatuan tanah dan air dari 34 propinsi seluruh Indonesia.
Prosesi ini dilakukan oleh ratusan pemuda delegasi dari 34 propinsi se Indonesia, disaksikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi.
Prosesi penyatuan tanah dan air sendiri dilakukan di Bundaran 3 Pulau Dompak. Pulau ini berada di sebelah selatan Kota Tanjung Pinang, dengan luas 958 hektar.
"Ini adalah simbol, bersatunya keberagaman Indonesia. Kita ini lahir di tanah yang sama, minum dari air yang sama, oleh karena itu tidak ada alasan untuk tidak bersatu," kata Imam Nahrawi.
Prosesi dimulai dengan delegasi Aceh. Seorang pemuda aceh membawa tanah dalam toples yg dibawanya dari Aceh dan seorang pemudi Aceh membawa air dalam botol yg dibawa dari Aceh.
Keduanya berjalan menuju lingkaran semacam mulut sumur. Setelah sampai, merek mengucapkan ikrar bersatu dengan menggunakan bahasa daerah Aceh.
Lantas, air dan tanah dituangkan ke lingkaran tadi, berturut-turut Sumatera Utara, Bengkulu dan seterusnya sampai Papua.
Maka, bersatulah tanah dan air dari 34 propinsi se Indonesia. "Setyaning Waniji" ikrar pemuda asal Jawa Tengah.
Cak Imam menegaskan, menyatakan penyatuan ini sekaligus meneguhkan komitmen kita untuk ter
Setelah prosesi penyatuan Tanah dan Air dari 34 provinsi, Mepora Imam Nahrawi bersama Plt Gubernur Kepulauan Riau Agus Muyana menandatangani Prasastani Penyatuan Tanah dan Air di tempat yang sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/imam-nahrawi-diriauuuu_20151028_170653.jpg)