Senin, 4 Mei 2026

Saran Fadli Zon ke Jokowi Jika Ingin Ganti Menteri

Isu perombakan atau reshuffle kabinet semakin menguat.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, tiba di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (12/10/2015). Fadli mendatangi KPK dalam kapasitasnya sebagai President Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC) dan menyampaikan hasil konferensi GOPAC di Yogyakarta terkait komitmen 106 negara untuk pemberantasan korupsi. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Isu perombakan atau reshuffle kabinet semakin menguat.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, menilai jika reshuffle itu jadi dilakukan maka hendaknya Presiden Joko Widodo harus memilih orang-orang yang tepat untuk menggantikan menteri sebelumnya.

"Sekarang isunya kan mau ganti menteri. Kalau mau diganti harus cari orang yang tepat," kata Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Wakil Ketua Umum Gerindra itu mencontohkan bahwa ada menteri dalam kabinet kerja yang kurang kompeten.

Hal itu terkait dengan permintaan penyertaan modal negara (PMN) oleh BUMN dalam RAPBN 2016.

"Permintaan PMN itu jadi masalah, karena mayoritas fraksi menolak. Pada pemerintahan sebelumnya tidak ada yang minta PMN segitu besar," tuturnya.

Karena menurut Fadli, BUMN harus memberikan kontribusi bagi keuangan negara.

BUMN, kata Fadli, jangan menggerogoti keuangan negara melalui PMN.

"Kalau BUMN deviden yang besar baru sukses," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved